Iklan Diskopukm Aceh
Iklan Diskopukm Aceh

Dalam Peringati Haul Pimpinan, Dayah Bustanul Al-waliyah Gelar Doa dan Zikir Bersama

dayah
Dayah Bustanul Al-waliyah Saat Gelar Doa dan Zikir Bersama. (Foto: hariandaerah.com)

ACEH BESAR – Dalam Rangka memperingati Haul Pimpinan Dayah Bustanul Al-Waliyah Almarhum Abu H. Muhammad Yusuf Bin Teungku Harun, yang ke-12 (dua belas). Dayah Bustanul Al-Waliyah gelar doa dan zikir bersama yang berlangsung di  Gampong Lam alu cut Kecamatan Kuta Baro Kabupaten Aceh Besar, Sabtu (17/6/2023) malam.

Pimpinan Dayah Bustanul Al-Waliyah, Tgk, H. Ubaidillah mengatakan, dalam rangka memperingati haul  Alm Abu H. Muhammad Yusuf maka dayah menggelar doa dan zikir bersama. Dalam kegiatan ini,  turut dihadiri Pimpinan Yayasan Babul Maqfirah, dewan guru dayah dan masyarakat setempat.

“Alhamdulillah kegiatan doa dan zikir bersama dalam memperingati haul Pimpinan Dayah Bustanul Al-Waliyah Almarhum Abu H. Muhammad Yusuf Bin Teungku Harun, yang ke-12 turut dihadiri Al-Mukarram Abu H. Madinah Pimpinan Yayasan Babul Maqfirah serta dewan guru pesantren dan masyarakat Kemukiman Leupung Kecamatan Kuta Baro,” kata Tgk, H. Ubaidillah.

BACA JUGA:  Illiza-Afdhal Resmi Pimpin Banda Aceh, Usung Visi Kota Kolaborasi

Lebih lanjut,  Tgk H. Ubaidillah mengatakan bahwa bacaan Doa dan Zikir Bersama yang digelar pada hari ini, yang pertama untuk sang guru Alm Abu H. Muhammad Yusuf  Bin Teungku Harun dan yang kedua untuk keluarga para jamaah.

“Bacaan doa dan zikir bersama yang kita gelar hari ini, pertama kita bacakan untuk Guru kita Alm Abu H. Muhammad Yusuf  Bin Teungku Harun. Kedua Niat kita bacakan untuk keluarga para jamaah dan untuk diri kita masing-masing, dan Doa yang kita bacakan demi keberkahan dan keselamatan kita semua tetap dalam lindungan Allah SWT.,” ucapnya

BACA JUGA:  Kadisbudpar Aceh Apresiasi Tiga Siswa MTsS Ulumul Quran Juara 1 Lomba Cerdas Cermat Museum 2024

Dalam kesempatan tersebut, Tgk, H. Ubaidillah menuturkan, sangat membutuhkan perhatian atau dukungan masyarakat setempat unruk mememajukan dayah kedepannya.

“saya sangat membutuhkan perhatian atau dukungan masyarakat Gampong Lam Alu Cut. Dan  juga mengajak seluruh santri atau santriwati yang dalam pendidikan dayah, mari sama-sama dalam menjaga untuk tidak terjerumus kedalam kemajuan zaman teknologi serba digital, sehingga tidak merusak aqidah,” pungkasnya

Penulis

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *