Iklan Diskopukm Aceh
Iklan Diskopukm Aceh
Daerah  

Digerebek BNN, Rumah Mewah ‘Crazy Rich’ Tulung Selapan Terkait Dugaan Jaringan Narkotika

IMG 20250802 WA0000
Rumah mewah haji sutar di geledah BNN RI di Sumsel

ACEH – Sebuah rumah mewah di Desa Tulung Selapan Ilir, Kecamatan Tulung Selapan, Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI), Sumatera Selatan, mendadak menjadi sorotan publik. Bukan karena kemegahan arsitekturnya atau deretan kendaraan mewah di halamannya, melainkan karena penggerebekan yang dilakukan oleh Badan Narkotika Nasional (BNN) RI bersama BNN Provinsi Sumsel pada Rabu (02/08/2025).

Rumah tersebut diketahui milik Haji Sutar, sosok yang selama ini dikenal luas sebagai “crazy rich” Tulung Selapan. Meski dikenal sebagai orang berada, Haji Sutar selama ini hidup sederhana dan dikenal baik oleh warga sekitar.

“Kami tahunya itu rumah Haji Sutar, dia orang kaya di sini. Kami nyebutnya crazy rich-nya Tulung Selapan,” ujar Rina, salah satu warga setempat.

BACA JUGA:  Niat Bantu Rekan, Pemuda Asal Tanah Luas Tenggelam di Waduk Jeulekat

“Kami gak tahu soal penggerebekan narkoba itu. Setahu kami, dia orang baik,” tambahnya.

Penggerebekan oleh tim gabungan BNN ini merupakan bagian dari pengembangan kasus peredaran narkotika yang diduga melibatkan jaringan luas. Berdasarkan informasi dari sumber berwenang, kasus ini terkait dengan seorang narapidana berinisial M yang saat ini menjalani hukuman di Lapas Nusa Kambangan, Jawa Tengah.

Haji Sutar diduga memiliki keterkaitan secara finansial dengan jaringan narkotika yang sedang diselidiki. Meskipun demikian, hingga saat ini belum ada pernyataan resmi dari BNN mengenai status hukum Haji Sutar maupun temuan di dalam rumah tersebut.

Kapolres OKI, AKBP Eko Rubiyanto, membenarkan adanya penggerebekan tersebut. Namun ia menegaskan bahwa seluruh proses operasi dilakukan oleh BNN, sementara pihak kepolisian hanya memberikan dukungan pengamanan.

BACA JUGA:  10 Warga Aceh Tamiang Dapat Bantuan Dari Kelompok Tani Raja

“Penggerebekan tersebut dilaksanakan sepenuhnya oleh BNN. Kami dari Polres OKI hanya mem-backup pengamanan. Untuk hasilnya, kami belum bisa menyampaikan karena tidak ikut langsung dalam operasi di dalam rumah,” jelasnya.

Saat ini, masyarakat setempat masih menunggu informasi resmi lebih lanjut dari pihak BNN mengenai hasil dari operasi tersebut dan keterlibatan pihak-pihak terkait.tuturnya.

Penulis

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *