Iklan Diskopukm Aceh
Iklan Diskopukm Aceh

Dosen Unsam Gelar Pendidikan Darurat Berikan Pemahaman Literasi Kebencanaan Bagi Pelajar di Aceh Tamiang

IMG 20260328 184815
Adi Hartono dan mahasiswanya foto bersama pelajar desa Mesjid Kecamatan Manyak Payed setelah penyambutan Tim PKM. (Foto:hariandaerah.com/Sukma).

MANYAK PAYED – Tim dosen dan mahasiswa Universitas Samudra melaksanakan kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) bertajuk “Pendidikan Darurat Berbasis Literasi Kebencanaan bagi Pelajar Terdampak Banjir di Desa Mesjid, Kecamatan Manyak Payed, Kabupaten Aceh Tamiang”.

PKM yang dipimpin oleh Adi Hartono M.Pd, dosen Program Studi (Prodi) Pendidikan Biologi FKIP Universitas Samudra ini merupakan bentuk kepedulian akademisi terhadap kondisi pendidikan anak-anak yang terdampak bencana.

Kegiatan yang dilaksanakan pada hari Minggu (15/02/2026) lalu tersebut juga melibatkan mahasiswa Prodi Pendidikan Biologi FKIP Unsam yang terdiri dari Siti Mutia (230402028), Nadya Annisa (230402031), dan Taharah Manik (230402045).

Ketua Tim, Adi Hartono M.Pd menyampaikan, kegiatan tersebut bertujuan untuk memberikan dukungan pendidikan sekaligus meningkatkan pemahaman pelajar mengenai literasi kebencanaan pasca terjadinya bencana banjir yang melanda wilayah Aceh Tamiang.

“Banjir yang terjadi beberapa waktu lalu tidak hanya berdampak pada aspek sosial dan ekonomi masyarakat, tetapi juga mengganggu aktivitas belajar para pelajar,” ucap Adi Hartono kepada hariandaerah.com.

IMG 20260328 184620
Foto bersama Ketua Tim PKM dengan pelajar Desa Mesjid setelah penyerahan hadiah, Minggu (15/02/2026).

Lebih lanjut disampaikan, melalui program pendidikan darurat tersebut, tim pelaksana berupaya menghadirkan ruang belajar yang adaptif, edukatif, serta responsif terhadap situasi kebencanaan.

BACA JUGA:  Kasus Dugaan Dosen Persulit Mahasiswa, Ini Kata Rektor IAIN Langsa dan Universitas Samudra

Adi menjelaskan, tim PKM memberikan berbagai materi edukatif yang berfokus pada penguatan literasi kebencanaan dengan materi yang meliputi pemahaman mengenai penyebab banjir, upaya mitigasi bencana, serta langkah-langkah yang perlu dilakukan sebelum, saat, dan setelah terjadinya bencana.

“Tim menyampaikan materi dengan pendekatan partisipatif melalui diskusi interaktif, permainan edukatif, serta simulasi sederhana agar mudah dipahami oleh para pelajar,” terang Adi.

“Selain meningkatkan pemahaman mengenai kebencanaan, kegiatan ini juga dirancang untuk membantu memulihkan motivasi belajar para pelajar yang sempat terganggu akibat bencana,” sambungnya.

Dalam pendidikan tersebut, berbagai aktivitas pembelajaran kreatif diselenggarakan guna menciptakan suasana belajar yang menyenangkan serta mendorong kembali semangat belajar anak-anak pasca bencana.

Adi menyebutkan, bahwa literasi kebencanaan merupakan salah satu aspek penting yang perlu ditanamkan sejak dini kepada pelajar, khususnya bagi masyarakat yang tinggal di wilayah yang memiliki potensi bencana.

IMG 20260328 185738
Penyambutan Tim PKM Unsam oleh Datok dan perangkat Desa Mesjid Kecamatan Manyak Payed, Minggu (15/02/2026).

“Dengan pengetahuan yang memadai, para pelajar diharapkan memiliki kesiapsiagaan yang lebih baik dalam menghadapi kemungkinan bencana di masa mendatang,” imbuhnya.

BACA JUGA:  Sadar Bencana, Dosen Unsam Laksanakan INFOSIGAP di SMA Manyak Payed

Tim PKM juga tidak lupa menyampaikan ucapan terima kasih kepada Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM) Universitas Samudra yang telah memberikan dukungan terhadap terlaksananya kegiatan melalui program Hibah Pengabdian kepada Masyarakat Tanggap Darurat Bencana di Aceh.

Kegiatan ini diharapkan dapat meningkatkan pemahaman pelajar mengenai literasi kebencanaan serta tumbuhnya kesadaran kolektif masyarakat dalam membangun budaya tangguh bencana.

“Program ini juga sebagai wujud nyata kontribusi perguruan tinggi dalam mendukung pembangunan masyarakat yang berkelanjutan, khususnya dalam bidang pendidikan dan mitigasi bencana,” ungkap Adi Hartono.

Sementara itu, masyarakat Desa Mesjid Kecamatan Manyak Payed sangat menyambut baik pelaksanaan kegiatan tersebut.

Kehadiran tim PKM Universitas Samudra dinilai telah memberikan kontribusi positif dalam membantu pemulihan aktivitas pendidikan anak-anak pasca bencana, sekaligus meningkatkan kesadaran masyarakat mengenai pentingnya kesiapsiagaan terhadap bencana.

Penulis

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *