Iklan Diskopukm Aceh
Iklan Diskopukm Aceh

Dukung Pemulihan Lingkungan, Dosen Prodi Pendidikan Geografi Unsam Petakan Tutupan Lahan di Manyak Payed

IMG 20260209 081327
Tim PKM dari Prodi Pendidikan Geografi Universitas Samudra saat melihat dan melakukan pemetaan tutupan lahan di wilayah Kecamatan Manyak Payed. (Foto:hariandaerah.com/Sukma)

ACEH TAMIANG – Tim Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) dari Dosen Program Studi (Prodi) Pendidikan Geografi Universitas Samudra melakukan pemetaan tutupan lahan di Kecamatan Manyak Payed, Kabupaten Aceh Tamiang.

PKM yang bertajuk “Dukungan Pemulihan Lingkungan Pascabanjir melalui Pemetaan Tutupan Lahan di Kecamatan Manyak Payed, Aceh Tamiang” ini dalam rangka mendukung upaya pemulihan lingkungan pascabanjir di seluruh desa dalam kecamatan tersebut.

Ketua tim PKM, Teuku Rykard Yudha Pratama ST M.Si menyampaikan, bahwa fokus utama adalah pemetaan tutupan lahan pascabanjir guna mengidentifikasi jenis tutupan lahan yang terdampak, seperti kawasan hutan, lahan pertanian, persawahan, badan air serta permukiman.

“Pemetaan ini diharapkan dapat memberikan gambaran spasial mengenai kondisi lingkungan setelah bencana banjir sebagai dasar perencanaan pemulihan yang berkelanjutan,” ucap Ketua Tim yang akrab disapa Yudha kepada hariandaerah.com, Senin (09/02/2026).

BACA JUGA:  Perkuat Kepedulian Sosial, FKIJK Aceh Renovasi Masjid Syuhada Kuala Simpang

Lebih lanjut Yudha menjelaskan, pelaksanaan kegiatan diawali dengan survei lapangan oleh tim di seluruh wilayah Kecamatan Manyak Payed dengan cakupan 36 desa sebagai lokasi sampel pengamatan yang dimulai pada Kamis, tanggal 5 Februari 2026.

IMG 20260209 081233
Ketua Tim PKM, T. Rykard Yudha Pratama bersama anggotanya 3 mahasiswa Prodi Pendidikan Geografi saaat pemetaan tutupan lahan di wilayah Kecamatanqnyal Payed, Jum’at (06/02/2026).

Dalam tahap ini, tim pengabdian melakukan observasi langsung kondisi lapangan, pencatatan penggunaan dan tutupan lahan, serta pengumpulan data pendukung untuk keperluan analisis spasial.

Yudha juga mengatakan, bahwa kegiatan ini masih berada pada tahap pengumpulan data awal dan pemetaan tutupan lahan pascabanjir ini bertujuan untuk mengetahui luas dan sebaran lahan yang terdampak banjir dalam satuan hektar.

“Sehingga nantinya dapat menjadi referensi bagi pemerintah daerah dan pemangku kepentingan dalam merencanakan program rehabilitasi dan pemulihan lingkungan,” terang Yudha lagi.

Menurut Yudha, selain sebagai bentuk pengabdian kepada masyarakat, kegiatan yang dilaksanakan oleh dirinya sebagai dosen selaku ketua tim dengan dibantu tiga mahasiswa Prodi Pendidikan Geografi Universitas Samudra ini juga menjadi wadah kolaborasi antara akademisi dan masyarakat setempat.

BACA JUGA:  Dampak Kecanduan Gadget pada Pelajar, Pengaruhi terhadap Prestasi dan Perilaku Sosial

“Partisipasi masyarakat dalam memberikan informasi kondisi wilayah diharapkan dapat meningkatkan akurasi data serta memperkuat peran perguruan tinggi dalam mendukung pembangunan berbasis kebencanaan,” ujarnya.

Ketua tim PKM menegaskan, hasil kegiatan pemetaan tutupan lahan yang akan disusun nantinya diharapkan dapat memberikan manfaat nyata bagi Kecamatan Manyak Payed, umumnya Kabupaten Aceh Tamiang.

“Pengabdian ini untuk mendukung upaya pemulihan lingkungan pascabanjir serta perencanaan pengelolaan wilayah yang lebih adaptif terhadap risiko bencana,” ungkap T. Rykard Yudha Pratama.

Penulis

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *