Banten – Gerakan Ekonomi Kreatif Banten (Gerak 08) melalui Bidang Organisasi, Kaderisasi, dan Keanggotaan (OKK), Aang Hunaepi, menyampaikan duka cita mendalam kepada para korban bencana alam di Sumatra dan Aceh.
Aang menyatakan, seluruh rakyat Indonesia turut terpukul atas musibah tersebut. Ia berharap masyarakat terdampak diberikan kekuatan, ketabahan, serta kemudahan dalam setiap urusan, dan daerah yang terdampak dapat segera pulih seperti sediakala.
“Semoga bencana ini tidak terulang di daerah lain. Kita sebagai manusia harus memperlakukan bumi dengan baik dan menjaganya,” ujar Aang, Sabtu (14/12).
Dalam pernyataannya, Gerak 08 juga menyerukan pentingnya pemberantasan korupsi. Menurut Aang, korupsi merupakan bahaya serius yang sangat merusak karena menyebabkan kerugian finansial negara, menghambat pembangunan di sektor infrastruktur, pendidikan, dan kesehatan, menurunkan kualitas pelayanan publik, meningkatkan kemiskinan serta ketimpangan sosial, hingga melemahkan kepercayaan publik terhadap pemerintah.
Selain itu, korupsi juga dinilai merusak moral, etos kerja, stabilitas keamanan, serta demokrasi suatu bangsa.
Gerak 08 menyatakan dukungan penuh terhadap program Presiden Prabowo Subianto dalam pemberantasan korupsi. Aang menegaskan bahwa korupsi menjadi salah satu faktor utama yang merusak sendi-sendi negara dan harus diberantas secara tegas.
Ia juga berharap Presiden Prabowo Subianto senantiasa diberikan kekuatan dalam menjalankan tugasnya sebagai kepala negara. Menurutnya, Presiden menunjukkan perhatian serius terhadap penanganan korban bencana di Sumatra dan Aceh.
Aang turut mengingatkan agar para pembantu presiden menjaga ucapan dan perilaku, sehingga tidak justru memberatkan langkah Presiden dalam menjalankan tugasnya.
“Kita semua harus memperingan langkah Presiden. Perlu diingat bahwa Prabowo Subianto adalah milik seluruh rakyat Indonesia,” tutupnya.















