BREBES – Kawasan pesisir Pantai Randusanga Kulon, Kecamatan Brebes, menjadi saksi aksi nyata pelestarian alam dalam kegiatan Gerakan Brebes Asri pada Jumat (3/7/2026). Penanaman pohon bakau ini dipimpin langsung oleh Menteri Lingkungan Hidup sekaligus Kepala Badan Pengendalian Lingkungan Hidup RI, Moh Jumhur Hidayat, sebagai wujud komitmen menjaga ekosistem pesisir dan mencegah kerusakan lingkungan.
Turut mendampingi Menteri, Wakil Bupati Brebes Wurja, Sekretaris Daerah Tahroni, serta Kepala Dinas Lingkungan Hidup Mochamad Sodiq,
bersama jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda). Hadir pula Rektor Universitas Harkat Negeri (UHN) Tegal, Sudirman Said. Kegiatan ini diikuti antusias oleh nelayan, petani, mahasiswa UHN Tegal, serta masyarakat setempat yang ingin berkontribusi langsung bagi kelestarian alam.
Dalam sambutannya, Moh Jumhur Hidayat mengapresiasi konsistensi Pemkab Brebes menjalankan program Brebes Asri. Ia menegaskan penanaman mangrove bukan sekadar simbol penghijauan, melainkan benteng alami krusial untuk menahan abrasi dan intrusi air laut, serta menjaga keseimbangan ekosistem bagi kelangsungan hidup warga pesisir.
“Kehadiran berbagai elemen masyarakat dan mahasiswa membuktikan bahwa menjaga alam adalah tanggung jawab bersama. Tanaman ini harus dipelihara, bukan hanya ditanam. Kelestariannya akan menjamin masa depan ekonomi masyarakat di sini,” ujarnya.
Sementara itu, Wakil Bupati Wurja menyampaikan terima kasih atas dukungan pemerintah pusat dan berbagai pihak. Ia berharap kegiatan ini memicu kesadaran luas bahwa menjaga keasrian Brebes dimulai dari langkah nyata di lingkungan masing-masing. Ia juga menyampaikan apresiasi khusus kepada Menteri Lingkungan Hidup atas kehadiran dan semangat yang diberikan kepada masyarakat yang peduli lingkungan.
Rektor UHN Tegal, Sudirman Said, menegaskan komitmen pihaknya untuk ambil bagian dalam pelestarian lingkungan. Menurutnya, UHN aktif berpartisipasi dalam program nasional penanaman dua miliar pohon serta mendukung penuh program unggulan Gubernur Jawa Tengah “Mageri Segoro” melalui penanaman bibit mangrove di lokasi ini.
“Insyaallah, pada tahun 2045 nanti, pohon yang kita tanam hari ini akan menjadi inspirasi bagi wilayah lain. Ini adalah contoh sinergi nyata antara pemerintah, perguruan tinggi, dan masyarakat,” harap Sudirman. Ia juga menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya atas kehadiran Menteri yang dinilai memberikan semangat tersendiri bagi semua pihak.
Suasana acara berlangsung penuh kebersamaan, di mana para peserta bahu-membahu menanam bibit mangrove di sepanjang garis pantai. Mereka juga berkomitmen mengawasi dan merawat tanaman agar tumbuh subur serta memberi manfaat jangka panjang bagi warga Randusanga Kulon dan Brebes secara umum.














