Iklan Diskopukm Aceh
Iklan Diskopukm Aceh

Gratis Penanganan CTEV! Polda Jateng Gandeng Muhammadiyah, Bhabinkamtibmas Turun ke Masyarakat

IMG 20260814 143429
Polda Jateng berkolaborasi dengan Muhammadiyah dan instansi terkait meluncurkan program penemuan serta penanganan gratis anak penderita CTEV di seluruh Jawa Tengah.(Foto dok hariandaerah.com)

SEMARANG – Polda Jawa Tengah meluncurkan Program Peduli Anak dengan Kelainan Kaki Bawaan Lahir (CTEV) di Gedung Borobudur Mapolda Jateng, Kamis (13/8/2026). Langkah ini bertujuan membantu anak-anak mendapatkan penanganan sedini mungkin guna mencegah kecacatan permanen.

Peluncuran dipimpin Kapolda Jateng Irjen Pol Ribut Hari Wibowo, dengan kerja sama Majelis Pembinaan Kesehatan Umum (MPKU) Muhammadiyah, Dinas Kesehatan, Dinas Sosial, serta rumah sakit di Jawa Tengah. Program ini mengadopsi pola penemuan kasus aktif yang sebelumnya diterapkan pada program TOSS TB, dengan menempatkan Bhabinkamtibmas sebagai ujung tombak.

“Bhabinkamtibmas menjangkau hingga tingkat RT, RW, dan dusun. Mereka akan membantu menemukan anak penderita CTEV, lalu berkolaborasi dengan tenaga medis untuk deteksi dini, edukasi, pendampingan, hingga rujukan penanganan,” ujar Kapolda Ribut.

BACA JUGA:  Wadah Kreasi Perkuat Sinergi, Polda Jateng Gelar Lomba Bertema Polri untuk Masyarakat

Ia meminta seluruh Kapolres segera melatih Bhabinkamtibmas bersama tim kesehatan. “Minggu depan Bhabin sudah turun ke masyarakat. Pola ini akan segera dibakukan agar program berjalan cepat dan terarah,” tambahnya.

CTEV atau kelainan kaki bawaan lahir dapat menyebabkan posisi kaki tidak normal. Penanganan dini sangat diperlukan agar anak tidak mengalami kecacatan permanen. Data Biddokkes Polda Jateng mencatat sekitar 1.800 anak menderita CTEV di Jawa Tengah pada tahun 2025.

Anak yang ditemukan akan diperiksa dan dirujuk ke Rumah Sakit Bhayangkara maupun rumah sakit Muhammadiyah–Aisyiyah untuk mendapatkan penanganan secara gratis, termasuk sepatu khusus. Masyarakat diminta melaporkan anak yang diduga mengalami kelainan tersebut melalui layanan Polisi 110 atau Bhabinkamtibmas setempat.

BACA JUGA:  Polda Jateng Luncurkan Inovasi TOSS TB: Berdayakan Bhabinkamtibmas Percepat Eliminasi Tuberkulosis Tahun 2030

“Jangan sampai ada anak yang bisa ditangani namun tidak terlayani karena keterbatasan informasi. Mari kita temukan, dampingi, dan berikan penanganan terbaik agar mereka tumbuh optimal,” tegas Kapolda Ribut.

Sementara itu, Wakil Ketua I MPKU PP Muhammadiyah Prof. Dr. dr. Fachmi Idris, M.Kes., menyambut baik program tersebut. Ia menilai peran Bhabinkamtibmas sangat penting untuk memperkuat deteksi dini dan memperluas jangkauan pelayanan kepada masyarakat.

Penulis

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *