Iklan Diskopukm Aceh
Iklan Diskopukm Aceh

Jelang Pemilihan Serentak, PBB Simeulue Serukan Pilkades Damai dan Bermartabat

Ketua DPC PBB Simeulue, Marwan. (Foto: ist)
Ketua DPC PBB Simeulue, Marwan. (Foto: ist)

SIMEULUE  – Menjelang pelaksanaan Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) serentak di Kabupaten Simeulue yang akan digelar di 90 desa pada Desember 2025 mendatang, dinamika politik tingkat akar rumput mulai terasa.

Di tengah semangat demokrasi tersebut, Ketua Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Partai Bulan Bintang (PBB) Kabupaten Simeulue, Marwan, menyampaikan pesan dan arahan penting kepada para calon kepala desa serta masyarakat pemilih agar pesta demokrasi desa berjalan dengan damai, jujur, dan bermartabat.

Menurut Marwan, Pilkades bukan sekadar ajang perebutan kursi kepemimpinan, melainkan momentum untuk memperkuat persatuan dan semangat gotong royong di tengah masyarakat desa. Ia menegaskan bahwa kepala desa adalah ujung tombak pembangunan dan pelayanan publik yang paling dekat dengan rakyat.

Karena itu, kata Marwan, siapapun yang terpilih nantinya harus mampu menjadi pemimpin yang adil, terbuka, dan mengayomi semua warganya tanpa membeda-bedakan pilihan politik.

“Kita harapkan Pilkades ini menjadi pesta demokrasi yang menggembirakan, bukan ajang perpecahan. Para calon hendaknya menunjukkan kedewasaan politik, adu gagasan, bukan adu emosi. Menang harus siap mengabdi, kalah pun harus siap legowo demi kepentingan bersama,” kata Marwan, kepada media ini, Selasa (14/10/2025).

Ia juga mengingatkan agar para tim sukses dan simpatisan tidak mudah terprovokasi oleh isu-isu yang dapat memecah belah masyarakat. Menurutnya, stabilitas sosial di tingkat desa adalah pondasi utama untuk menjaga kondusifitas wilayah Simeulue secara keseluruhan.

“Jangan sampai hanya karena beda pilihan, hubungan keluarga dan silaturahmi jadi rusak. Pilihan boleh berbeda, tapi kita tetap bersaudara,” tambahnya.

BACA JUGA:  Untuk Hadapi Tahun Politik 2024, Polres Nagan Raya Bersinergi Dengan Insan Pers

Marwan dalam arahannya juga memberikan pesan kepada para panitia penyelenggara Pilkades agar bekerja dengan profesional, netral, dan transparan. Ia menekankan pentingnya kejujuran dan integritas panitia sebagai penentu utama suksesnya pelaksanaan pemilihan.

“Kepercayaan masyarakat terhadap hasil pemilihan bergantung pada integritas penyelenggara. Jangan ada keberpihakan atau kepentingan pribadi yang mencederai proses demokrasi,” tegasnya.

Selain itu, Ketua PBB Simeulue itu juga berpesan kepada masyarakat pemilih agar menggunakan hak suaranya dengan penuh tanggung jawab. Ia mengajak warga untuk memilih calon yang benar-benar memiliki visi membangun desa, rekam jejak baik, dan kepedulian terhadap rakyat kecil.

“Jangan memilih karena iming-iming atau kedekatan pribadi, tapi lihatlah program dan niat tulus calon dalam membangun desa,” pesannya.

Marwan juga menyoroti motivasi sebagian calon kepala desa yang keliru dalam memaknai jabatan tersebut. Ia menegaskan, menjadi kepala desa bukanlah sekadar mencari pekerjaan atau kesempatan mengelola Dana Desa, tetapi panggilan tanggung jawab dan amanah untuk membangun masyarakat.

“Jangan sampai tujuan mencalonkan diri hanya karena ingin mendapat pekerjaan atau mengelola Dana Desa. Jabatan kepala desa bukan tempat mencari keuntungan pribadi, tapi ladang pengabdian bagi kemaslahatan bersama. Kalau niatnya lurus, insya Allah desa akan maju dan rakyat akan sejahtera,” tegas Marwan dengan nada penuh penekanan

Lebih lanjut, Marwan menilai bahwa Pilkades tahun ini menjadi momentum penting untuk melahirkan pemimpin-pemimpin muda desa yang visioner dan kreatif, sejalan dengan semangat pembangunan Simeulue yang sedang digerakkan di berbagai sektor.

BACA JUGA:  Bocah Hilang Terseret Arus Akhirnya Ditemukan 

Ia berharap para pemuda tidak apatis, melainkan ikut berperan aktif baik sebagai peserta maupun pengawas sosial demi terwujudnya Pilkades yang berkualitas.

“Pemimpin desa hari ini adalah cermin masa depan Simeulue. Kalau pemimpinnya baik, amanah, dan punya visi, maka desa akan maju, rakyat akan sejahtera. Karena itu, mari kita jaga bersama agar Pilkades ini benar-benar melahirkan pemimpin yang bermartabat,” tutup Marwan dengan penuh harapan.

Di akhir pesannya, Marwan juga menambahkan sentuhan nilai-nilai kearifan lokal dan religius yang melekat kuat di masyarakat Simeulue. Ia mengingatkan bahwa dalam setiap langkah politik dan demokrasi, masyarakat harus tetap berpijak pada nilai keislaman, persaudaraan dan kearifan dan budaya serta semangat kebersamaan yang tidak lekang oleh perbedaan.

“Marilah kita jaga nilai kekerabatan dan keislaman dalam setiap langkah politik. Pilkades ini bukan tentang siapa yang paling kuat, tapi siapa yang paling amanah dan peduli terhadap rakyatnya. Dengan niat yang tulus dan doa bersama, insya Allah desa kita akan maju, masyarakat damai, dan Simeulue semakin bermartabat,” pungkasnya. (Q)

Penulis

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *