TANGERANG, – Upaya keras Pemerintah Kabupaten Tangerang dalam menangani Rumah Tidak Layak Huni (PRTLH) terus menunjukkan geliatnya. Pembangunan yang menyasar 1197 unit rumah di seluruh pelosok Kabupaten Tangerang, kini telah mencapai progres 25%.
Meskipun masih jauh dari target, semangat untuk mewujudkan hunian layak bagi masyarakat terus berkobar.
Wajah bahagia masyarakat yang membutuhkan selama ini mendambakan rumah yang nyaman dan aman. Sebuah harapan yang kini perlahan mulai terwujud.
Penyebaran pembangunan PRTLH ini merata di 29 kecamatan, dengan alokasi maksimal 55 unit per kecamatan, tersebar di 75 desa. Sebuah upaya pemerataan yang patut diapresiasi.
Anggaran sebesar 35 juta rupiah per unit rumah tetap menjadi komitmen pemerintah daerah dalam membantu masyarakat. Sebuah suntikan dana yang sangat berarti bagi keluarga yang membutuhkan.
“Syukur Alhamdulillah sampai saat ini tidak ada kendala dalam proses pembangunan,” ujar Asep Jauhari, Bidang Kawasan Permukiman, memberikan angin segar di tengah proses yang berjalan. Rabu 20 Agustus 2025.
Ia menambah, peran serta masyarakat juga sangat dibutuhkan. Uluran tangan dalam bentuk swadaya tenaga atau bahkan sekadar menyediakan makan bagi para pekerja, akan sangat membantu mempercepat proses pembangunan ini.
Target ambisius telah ditetapkan, yaitu merampungkan seluruh pembangunan PRTLH pada pertengahan Oktober.
Sebuah tenggat waktu yang menantang, namun bukan mustahil untuk dicapai dengan kerja keras dan dukungan dari semua pihak.
“Pesan buat masyarakat membantu program dalam hal swadaya tenaga atau makan tukang,” imbau Asep Jauhari.
Semoga dengan sinergi antara pemerintah dan masyarakat, mimpi memiliki rumah layak huni bagi seluruh warga Kabupaten Tangerang dapat segera terwujud. Bukan hanya sekadar bangunan, tetapi juga simbol harapan dan masa depan yang lebih baik,”tutup nya penuh optimis.














