Iklan Diskopukm Aceh
Iklan Diskopukm Aceh
Aceh  

Kampanye Anti-Bullying di MIN 50 Bireuen, Mahasiswa USK Tekankan Pentingnya Empati

WhatsApp Image 2025 07 25 at 16.10.59 scaled
Mahasiswa KKN Tematik Literasi USK berinteraksi dengan siswa MIN 50 Bireuen saat menggelar kampanye “Stop Bullying” sebagai upaya membentuk lingkungan sekolah yang aman dan ramah anak, Kamis (25/7/2025). (Foto: Ist).

BIREUEN — Sebagai wujud kepedulian terhadap isu sosial di lingkungan pendidikan, mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Tematik Literasi Universitas Syiah Kuala (USK) yang bertugas di Gampong Mns Tgk Digadong, Kecamatan Kota Juang, Kabupaten Bireuen, menggelar kampanye edukatif bertema “Stop Bullying” di Madrasah Ibtidaiyah Negeri (MIN) 50 Bireuen.

Kegiatan ini menjadi bagian dari kontribusi nyata mahasiswa dalam menciptakan suasana belajar yang aman, nyaman, dan penuh kasih sayang di kalangan pelajar usia dini.

Kunjungan edukatif ini dipimpin oleh dua koordinator kelompok, Yolanda Fitrah Vadisa dan Desi Marlina, bersama seluruh anggota KKN USK. Mereka disambut hangat oleh ratusan siswa MIN 50 Bireuen yang tampak antusias mengikuti rangkaian kegiatan, dengan penuh semangat dan rasa ingin tahu.

Melalui pendekatan literasi sosial, para mahasiswa menyampaikan materi seputar pengertian, jenis-jenis, serta dampak negatif dari bullying. Tidak hanya berbentuk ceramah, kegiatan dikemas secara interaktif melalui permainan peran, diskusi ringan, hingga sesi tanya jawab, sehingga siswa lebih mudah memahami pentingnya menghargai perbedaan dan menjaga sikap terhadap sesama.

BACA JUGA:  BI Aceh dan Perbankan Pastikan Sistem Pembayaran Kembali Pulih di Daerah Terdampak Bencana

“Kami ingin mengajarkan bahwa literasi bukan hanya tentang membaca dan menulis, tetapi juga menyangkut pemahaman emosional, toleransi, dan pencegahan kekerasan di sekolah,” ujar Yolanda Fitrah Vadisa.

Di akhir sesi, para siswa diajak membuat komitmen bersama untuk menolak segala bentuk perundungan, ditandai dengan simbol tangan membentuk huruf “L” sebagai lambang Love dan Literasi, menegaskan semangat kepedulian terhadap sesama.

Kepala MIN 50 Bireuen beserta seluruh dewan guru menyampaikan apresiasi atas kegiatan tersebut. Menurut mereka, edukasi tentang bullying sangat dibutuhkan sebagai bagian dari upaya membentuk karakter siswa yang empatik dan bertanggung jawab.

“Kami sangat berterima kasih atas kehadiran mahasiswa KKN USK. Anak-anak kami sangat antusias dan mendapatkan pelajaran berharga yang tak hanya bersifat akademik, tapi juga membentuk kepribadian,” ujar salah satu guru pendamping kegiatan.

Ketua Kelompok KKN Gampong Mns Tgk Digadong, T. Ridwansyah, menyampaikan rasa terima kasih kepada seluruh pihak yang telah mendukung suksesnya program ini.

BACA JUGA:  Polres Bireuen Gagalkan Peredaran Sabu 6,3 Kg, Satu Pelaku Diamankan

“Terima kasih kepada Kepala MIN 50 Bireuen, para guru, serta adik-adik siswa yang telah menerima kami dengan hangat. Semoga kegiatan ini menjadi awal dari perubahan positif dalam membangun budaya sekolah yang bebas dari kekerasan,” ucapnya.

Ia menambahkan, pendekatan literasi sosial menjadi strategi efektif dalam membentuk generasi muda yang tidak hanya cerdas secara akademik, tetapi juga peka terhadap nilai-nilai kemanusiaan dan perdamaian.

Kampanye Stop Bullying ini merupakan bagian dari program kerja mahasiswa KKN Tematik Literasi USK yang berfokus pada peningkatan kualitas pendidikan dan literasi anak di Gampong Mns Tgk Digadong dan sekitarnya.

Dengan dukungan para pendidik, siswa, serta masyarakat, para mahasiswa berharap semangat literasi sosial ini dapat terus dikembangkan dan menjangkau lebih banyak sekolah di seluruh wilayah Aceh.

Penulis

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *