Iklan Diskopukm Aceh
Iklan Diskopukm Aceh

Kaya Hasil Laut, Dinkes Aceh Ajak Masyarakat Gemar Makan Ikan

dinkes-aceh
Kepala Bidang kesehatan Masyarakat, Dinas Kesehatan (Dinkes) Aceh, dr. Sulasmi, MHSM (Foto: hariandaerah.com/Irwan)

BANDA ACEH – Dalam upaya meningkatkan kesehatan masyarakat Aceh, Dinas Kesehatan (Dinkes) Aceh gencar mengkampanyekan gaya hidup sehat melalui konsumsi protein hewani untuk mencegah stunting. Salah satunya protein kaya akan protein adalah ikan.

Sebagai masyarakat pesisir, penduduk Aceh memiliki akses yang mudah untuk mendapatkan ikan segar dan berkualitas. Namun, masih banyak masyarakat yang kurang mengonsumsi ikan dalam pola makan sehari-hari. Hal ini dikarenakan beberapa faktor seperti kurangnya pengetahuan tentang manfaat ikan bagi kesehatan dan juga faktor harga yang lebih mahal dibandingkan dengan daging.

Sayangnya, konsumsi ikan yang rendah ini berdampak pada rendahnya asupan gizi yang dapat menyebabkan anak anak Aceh mengalami stunting, serta peningkatan risiko terkena penyakit yang berhubungan dengan pola makan tidak sehat.

Hal tersebut disampaikan oleh Kepala Dinas Kesehatan Aceh, dr. Munawar, Sp. OG (K) melalui Kepala Bidang kesehatan Masyarakat, Dinas Kesehatan (Dinkes) Aceh, dr. Sulasmi, MHSM kepada hariandaerah.com, Selasa (12/12/2023).

“Ikan merupakan salah satu sumber protein tinggi dan kaya akan nutrisi, seperti asam lemak omega-3, yang berperan penting dalam perkembangan otak dan kesehatan jantung,” kata Sulasmi.

Sulasmi mengatakan, Aceh yang dikelilingi oleh perairan laut yang kaya, memiliki potensi besar dalam mengoptimalkan pemanfaatan hasil laut ini untuk meningkatkan kesehatan masyarakat terutama dalam stunting.

“Kami mengajak masyarakat Aceh untuk gemar makan ikan sebagai bagian dari gaya hidup sehat. Ikan tidak hanya lezat tetapi juga sangat bermanfaat untuk kesehatan tubuh,” ujar Sulasmi.

Menurutnya, dengan mengonsumsi ikan secara teratur, kita dapat menjaga kesehatan jantung, meningkatkan kualitas tidur, dan mendukung pertumbuhan otak, terutama pada anak-anak balita.

“Dalam upaya mencegah stunting, masyarakat harus merubah pola konsumsi mereka, yaitu dengan membudayakan gemar makan ikan, bukan hanya sekedar kenyang tapi perhatikan gizi dan proteinnya,” katanya.

Karenanya, kata Sulasmi, untuk mewujudkan semua itu, dibutuhkan kerjasama lintas sektor serta seluruh pihak untuk menangani kasus stunting di Aceh. Yaitu dengan melakukan edukasi dan sosialisasi tentang pentingnya mengkonsumsi ikan bagi pertumbuhan anak.

BACA JUGA:  Tingkatkan Kenyamanan dan Keindahan Mesjid Raya Baiturrahman, Bank Aceh Resmikan Air Mancur dan Taman Penyejuk Hati Mesjid Raya Baiturrahman

“Kampanye konsumsi protein hewani yang berasal dari ikan harus diedukasi sedari dini mungkin pada anak-anak usia pelajar, selain mencerdaskan, tapi juga menjadi bekal bagi mereka sebelum melanjutkan ke jenjang pernikahan,” ungkapnya.

Dengan begitu, lanjut Sulasmi, dengan mengonsumsi ikan berarti kita memang serius dalam melawan stunting, dan ini akan semakin membudaya serta menjadi gaya hidup masyarakat di Aceh khususnya.

Sulasmi berharap, masyarakat khususnya orang tua dan anak-anak di Aceh semakin mengerti akan pentingnya mengkonsumsi ikan, sebab ikan kaya akan protein yang sangat baik dan dibutuhkan untuk perkembangan otak anak.

“Dengan makan ikan anak menjadi pintar. Melalui merekalah nantinya yang akan mengubah nasib keluarga dan bahkan bangsa melalui intelegensi yang mereka miliki,” imbuhnya.

Hal yang sama juga dilakukan oleh Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP) Kota Sabang bersama ibu-ibu TP-PKK Kota Sabang, membagikan produk olahan ikan kepada masyarakat di wilayah setempat.

Sebanyak 950 kemasan produk olahan ikan berupa sempol, otak-otak, dan ekado, dibagikan kepada masyarakat yang melintas di jalan Sabang Fair dalam beberapa hari yang lalu.

gemar-makan-ikan
Dinas Kelautan dan Perikanan Kota Sabang bersama ibu-ibu TP-PKK Kota Sabang, membagikan produk olahan ikan kepada masyarakat. Sebanyak 950 kemasan produk olahan ikan berupa sempol, otak-otak, dan ekado, dibagikan kepada masyarakat yang melintas di jalan Sabang Fair (Foto: hariandaerah.com/Irwan)

Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan Kota Sabang, Zulfan mengatakan bagi-bagi produk olahan ikan yang dibalut dengan aksi Gemarikan (Gerakan Memasyarakatkan Makan Ikan) tersebut, merupakan rangkaian dari peringatan Hari Ikan Nasional yang jatuh pada 21 November 2023 yang lalu

“Ini juga bentuk kampanye kita untuk mengedukasi, memberikan pemahaman manfaat dan nilai gizi yang terkandung dalam ikan, serta memberi saran-saran ragam jenis pengelolaan ikan kepada masyarakat. Sekaligus upaya kita untuk menurunkan angka stunting dengan makan makanan bergizi tinggi,” jelasnya.

Lebih lanjut dikatakan, produk olahan ikan yang dibagikan tersebut merupakan hasil produksi para peserta yakni Kelompok Pengolahan dan Pemasaran Hasil Perikanan (Pohlahsar) serta Unit Pengolahan Ikan Kota Sabang, yang telah mengikuti pelatihan pengolahan ikan di dinas terkait pada tanggal 22-24 November 2023.

BACA JUGA:  Dirbinmas Polda Aceh Berikan Penghargaan Kepada Bhabinkamtibmas Inovatif

“Dengan giat ini, semoga masyarakat yang kita latih, mampu melakukan produksi mandiri. Selain itu kita juga berharap kampanye ini dapat mengedukasi masyarakat bahwa ikan mengandung banyak manfaat dan bergizi tinggi, sehingga mereka akan lebih senang dan gemar makan ikan,” harapnya.

gemar-makan-ikan
DKP Kota Sabang bersama ibu-ibu TP-PKK Kota Sabang membagikan produk olahan ikan kepada masyarakat yang melintas di jalan Sabang (Foto: hariandaerah.com/Irwan)

Hal serupa juga disampaikan Ketua III TP- PKK Kota Sabang Zikri Hayati, bahwa ikan memiliki gizi yang tinggi, sebagai antioksidan, mengurangi resiko penyakit, dan yang terpenting mampu meningkatkan kecerdasan otak, karena mengandung omega 3. Sehingga sangat berpengaruh pada tumbuh kembang anak dan mengurangi resiko stunting.

“Jadi aksi Gemarikan ini tentunya sangat mengedukasi masyarakat, terutama manfaatnya terkait stunting. Juga mungkin ada beberapa anak yang tidak suka makan ikan, namun dengan edukasi pengolahan yang beragam, anak-anak akan senang memakannya,” ujar Zikri.

Dia turut mengajak semua masyaraka terutama kaum ibu, untuk lebih gemar memasak dan mengonsumsi ikan di rumah bersama keluarga.

“Semoga lebih banyak lagi kegiatan- kegiatan seperti ini ke depannya, yang turut melibatkan kami TP-PKK Kota Sabang. Sehingga melalui kader-kader yang ikut berpartisipasi, mereka bisa mengembangkan program edukasi yang sama di desa masing-masing. Sehingga manfaatnya bisa sampai ke pelosok Sabang, terutama dampaknya dalam hal menurunkan angka stunting” pungkasnya.

Manfaat ikan bagi tubuh berikut

1. Kandungannya Baik untuk Diet Sehat

Ikan mempunyai kandungan yang kaya akan protein yang berkualitas tinggi dan rendah lemak. Dengan begitu, sangat baik untuk dikonsumsi saat sedang dalam proses menurunkan berat tubuh.

2. Baik untuk Jantung dan Otak

Asam lemak omega-3 pada ikan berguna untuk menjaga kesehatan jantung dan otak.

3. Nutrisi Penting Selama Pertumbuhan

Kandungan ikan seperti omega-3 dan protein sangat penting untuk pertumbuhan dan perkembangan seseorang.

4. Mencegah dan Mengatasi Depresi

Mengonsumsi ikan secara teratur mempunyai kemungkinan lebih kecil untuk mengalami depresi (ADV).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *