Iklan Diskopukm Aceh
Iklan Diskopukm Aceh

Longsor Hancurkan Jalan Cilibur-Langkap, Bupati: Jalur Akan Direlokasi 

IMG 20260308 WA0050
Peta lokasi longsor Desa Cilibur Kecamatan Paguyangan Kabupaten Brebes.(Foto Istimewa)

BREBES – Peristiwa longsor yang mengguncang Desa Cilibur, Kecamatan Paguyangan, pada tengah malam Minggu (08/03/2026) pukul 01.00 WIB membuat akses jalan vital terputus total. Curah hujan dengan intensitas tinggi yang menyebabkan banjir Kali Longkrang menjadi pemicu utama kerusakan tebing sebelah Utara, yang runtuh dengan dimensi panjang sekitar 20 meter dan tinggi mencapai 30 meter.

Tak hanya itu, pukul 08.30 WIB hari yang sama terjadi lagi longsor susulan yang menghantam talud penahan tebing dan bagian kamar mandi SMP 3 Muhamadiyah Paguyangan, dengan ukuran lebar 3 meter dan panjang 6 meter ikut terbawa longsor. Beberapa titik di lokasi bahkan masih menunjukkan tanda retakan yang mengkhawatirkan, mengindikasikan potensi bahaya lebih lanjut.

Beruntungnya, dalam kejadian ini tidak ada korban jiwa maupun luka-luka. Kerusakan hanya terjadi pada badan jalan kabupaten ruas Cilibur-Langkap (sepanjang 50 meter dengan lebar 3 meter tergerus total), talud penahan, dan sebagian bangunan sekolah, serta tidak ada satu pun warga yang harus mengungsi.

BACA JUGA:  Pemilu 2024 Di Wilaya DOB Dipastikan Aman, Ini Kata Kapolri

Menanggapi hal itu Bupati Brebes Paramitha Widya Kusuma menegaskan bahwa pemerintah kabupaten telah bergerak cepat sejak mendapatkan informasi pertama kali.

“Kami segera berkoordinasi dengan seluruh instansi terkait. Keselamatan masyarakat serta kelancaran akses transportasi adalah yang paling utama,” tegas Bupati dalam keterangan tertulisnya.

Bupati juga mengungkapkan bahwa dukungan dari Provinsi Jawa Tengah akan turut mendorong percepatan penanganan. “Sudah koordinasi dengan Gubernur, beliau akan mengirim tim untuk membantu proses relokasi,” ujarnya.

Menurutnya, setiap langkah harus disusun dengan cermat mengingat kondisi lapangan yang berisiko tinggi. “Jalan ini sangat penting bagi mobilitas warga, jadi kita harus cari solusi yang aman dan bisa bertahan lama. Kami juga tidak bisa mengabaikan keamanan anak-anak yang belajar di sekolah dekat lokasi longsor,” tambahnya menekankan.

Sementara itu Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPU) Kabupaten Brebes, Dani Asmoro, menjelaskan bahwa tim teknis telah melakukan asesmen menyeluruh dan merekomendasikan relokasi jalur jalan sebagai solusi terbaik.

BACA JUGA:  Gubernur Jateng Ahmad Luthfi, Klarifikasi Pernyataan Fadia Arafiq Saat OTT KPK

“Berdasarkan hasil pemeriksaan, ketinggian longsoran mencapai 30 meter dengan lereng yang sangat curam. Relokasi menjadi pilihan utama sesuai arahan Bupati,” jelasnya.

Dani menambahkan bahwa rencana relokasi telah dirancang dengan memperhatikan kepentingan masyarakat. “Kita merencanakan untuk memindahkan jalur ke sebelah timur lokasi lama, memanfaatkan tanah bengkok desa dan sebagian kecil tanah milik warga yang akan diproses sesuai aturan. Ini adalah cara paling aman mengingat potensi bahaya yang masih ada di tempat semula,” ujarnya.

Masyarakat diimbau untuk tetap berhati-hati saat berada di sekitar lokasi dan selalu mengikuti arahan petugas yang ditempatkan di lapangan. Pemerintah kabupaten akan terus memantau situasi dan menyusun langkah-langkah pelaksanaan agar solusi dapat segera terealisasikan demi kesejahteraan seluruh warga Brebes.

Penulis

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *