LHOKSEUMAWE – Suasana di salah satu warung kopi (warkop) kawasan Buket Rata, Kota Lhokseumawe, Rabu (14/8/2025), tampak berbeda dari biasanya. Sejumlah mahasiswa pascasarjana Program Studi Komunikasi dan Penyiaran Islam (KPI) Universitas Islam Negeri (UIN) Sultanah Nahrasiyah Lhokseumawe terlihat serius menatap layar laptop, berdiskusi, dan menandai lembar-lembar revisi.
Mereka berasal dari berbagai daerah, seperti Aceh Timur, Lhokseumawe, Aceh Utara, hingga Kabupaten Bireuen. Meski datang dari latar belakang berbeda, tujuan mereka sama: menyelesaikan tugas akhir (tesis) tepat waktu.
Salah satu mahasiswa, H. Mashudi, S.H, saat ditemui mengatakan bahwa dirinya bersama rekan-rekan tengah fokus melakukan revisi akhir sebelum mengajukan pendaftaran sidang.
“Kami sedang memburu waktu agar semua revisi selesai sebelum batas akhir. Kalau lewat, kami bisa masuk semester ganjil lagi, dan itu tentu akan memakan waktu serta biaya tambahan. Karena itu, kami selalu kompak dalam mengerjakan tugas dan saling memotivasi,” ujarnya.
Fenomena mahasiswa menuntaskan tugas akhir di warkop bukanlah hal baru di Lhokseumawe. Selain menjadi tempat bersosialisasi, warkop juga dianggap memberi suasana santai yang justru memicu ide dan kreativitas. Namun, Mahshudi menegaskan bahwa kenyamanan tersebut tetap dibarengi dengan kedisiplinan dan fokus belajar.
Dosen pembimbing di Pascasarjana KPI UIN Suna Lhokseumawe mendorong mahasiswa untuk saling mendukung dan memanfaatkan waktu dengan efektif. Menurutnya, penyelesaian tesis bukan hanya soal kemampuan akademik, tetapi juga keterampilan manajemen waktu, kerja sama tim, dan konsistensi.
Dengan semangat kebersamaan, para mahasiswa tersebut berharap dapat segera menyelesaikan studi pascasarjana dan memberikan kontribusi nyata di bidang komunikasi dan penyiaran Islam, baik di Aceh maupun di tingkat nasional.








