GAZA – Gempuran terus menerus oleh Israel di Jalur Gaza telah menyebabkan kerusakan besar, terutama di tempat-tempat ibadah dan fasilitas publik.
“Serangan dari Israel di Jalur Gaza telah menyebabkan kerusakan pada 47 masjid, merusak 3 gereja, 203 sekolah, dan menghancurkan 80 bangunan pemerintah,” ungkap Maarouf dalam pernyataannya, yang dilansir dari detik.com, pada Senin (30/10/2023).
Selain itu, dampak serangan ini juga terasa pada 220.000 unit rumah yang rusak parah karena serangan bom yang melanda wilayah tersebut. Sebanyak 32.000 bangunan lainnya juga hancur total di Gaza.
Akibatnya, jumlah korban medis telah mencapai 116 orang, termasuk petugas kesehatan. Selain itu, 18 anggota tim penyelamat dan personel pertahanan sipil, serta 35 jurnalis juga telah menjadi korban serangan dari Israel.
Situasi di Jalur Gaza semakin memprihatinkan akibat serangan berkelanjutan ini, dan masyarakat internasional terus mendesak untuk mengakhiri kekerasan dan memulai upaya perdamaian yang lebih berkelanjutan.














