Iklan Diskopukm Aceh
Iklan Diskopukm Aceh

Pekon Pagar Dewa Salurkan BLT-DD Agustus 2025 kepada 20 KPM

WhatsApp Image 2025 08 13 at 20.26.16
PJ Peratin Pagar Dewa Sutisna bersama Sekdes Dwin Pradana menyerahkan BLT-DD bulan Agustus 2025 kepada warga di Balai Pekon Pagar Dewa, Kecamatan Sukau, Lampung Barat. (Foto: hariandaerah.com/Hendri).

LAMPUNG BARAT – Pemerintahan Pekon Pagar Dewa, Kecamatan Sukau, Kabupaten Lampung Barat, menyalurkan Bantuan Langsung Tunai Dana Desa (BLT-DD) bulan Agustus Tahun Anggaran 2025 kepada 20 Keluarga Penerima Manfaat (KPM). Penyaluran dilakukan di Balai Pekon Pagar Dewa, Selasa (12/8/2025).

“Alhamdulillah, penyaluran BLT-DD tahap ke-8 untuk bulan Agustus telah diberikan kepada 20 KPM. Setiap penerima mendapatkan bantuan sebesar Rp300.000, yang diserahkan langsung di Balai Pekon,” ujar Juru Tulis (Sekdes) Pekon Pagar Dewa, Dwin Pradana, melalui pesan WhatsApp.

BLT-DD ini bersumber dari Dana Desa Tahun Anggaran 2025, sebagai bagian dari program nasional penanganan kemiskinan ekstrem. Sesuai ketentuan, maksimal 15% dari Dana Desa dialokasikan untuk BLT.

BACA JUGA:  Pekon Semarang Jaya Bagikan BLT DD Tahap Pertama Kepada 25 KPM

PJ Peratin Pagar Dewa, Sutisna, menjelaskan bahwa penerima bantuan telah melalui proses seleksi berdasarkan kriteria yang berlaku. Ia berharap bantuan ini dapat dimanfaatkan secara bijak, mengingat harga bahan pokok saat ini cenderung meningkat.

“Saya berharap dana BLT ini digunakan sebaik mungkin sesuai kebutuhan. Apalagi harga kebutuhan pokok tengah naik, jadi manfaatkan untuk hal yang benar-benar penting,” kata Sutisna.

Dwin Pradana menambahkan, pihaknya akan terus berupaya memajukan Pekon Pagar Dewa dengan pemerataan pembangunan sesuai kebutuhan masyarakat.

BACA JUGA:  Pekon Pura Wiwitan Bagikan 80 Stell Seragam Pakain untuk Kelompok Pengajian

“Kami ingin setiap pembangunan di pekon ini bermanfaat dan dirasakan langsung oleh warga. Dengan peran serta masyarakat, kita bisa mewujudkan pembangunan yang berkelanjutan,” ujarnya.

Ia juga mengimbau warga untuk menjaga dan merawat seluruh fasilitas serta infrastruktur yang telah dibangun.

“Menjaga itu lebih sulit daripada membangun. Jadi, mari kita rawat bersama apa yang sudah ada demi kemajuan pekon kita,” tutup Dwin Pradana.

Penulis

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *