Pringsewu – Pemerintah Kabupaten Pringsewu kembali membuka kesempatan bagi generasi muda untuk mengikuti program magang kerja ke Jepang tahun 2025. Program ini digagas langsung oleh Bupati Pringsewu, H. Riyanto Pamungkas, dan dilaksanakan melalui Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) Kabupaten Pringsewu. Bekerja sama dengan IM Japan dan Kementerian Ketenagakerjaan RI, program ini dibuka secara gratis tanpa pungutan biaya dari pendaftaran hingga seleksi.
Kepala Disnakertrans Pringsewu, Edi Sumber Pamungkas, S.Sos, mengatakan bahwa program ini menjadi salah satu prioritas daerah dalam peningkatan kualitas dan daya saing tenaga kerja. Pendaftaran dibuka dari 2 Juni sampai 1 Agustus 2025, setiap hari kerja pukul 09.00–15.00 WIB di Kantor Disnakertrans Pringsewu.
“Seluruh proses pendaftaran dan seleksi ini tidak dipungut biaya apapun. Ini komitmen kami bersama Bupati untuk membuka akses kerja ke luar negeri yang aman dan legal bagi warga Pringsewu,” ujar Edi saat dikonfirmasi, Senin (28/7/2025).
Peserta yang dinyatakan lolos akan mengikuti pelatihan terpusat selama satu bulan dengan uang saku sebesar ¥80.000, kemudian diberangkatkan ke Jepang untuk masa kerja minimal tiga tahun. Program ini bisa diperpanjang hingga lima tahun bila peserta lulus ujian praktek tahap dua, ada minat dari peserta, dan permintaan dari perusahaan tempat magang.
“Bagi peserta teknik, tunjangan bulanan pada tahun pertama adalah ¥105.000, lalu meningkat di tahun kedua menjadi ¥110.000 dan tahun ketiga ¥120.000. Untuk peserta non-teknik, tahun pertama sebesar ¥100.000, lalu naik jadi ¥105.000 dan ¥110.000 di tahun ketiga,” jelas Edi.
Selain gaji dan tunjangan, peserta juga mendapatkan perlindungan kerja sesuai standar Jepang. Mereka akan dilindungi melalui perjanjian resmi, asuransi kecelakaan kerja, kesehatan, hingga kematian akibat hubungan kerja. Namun, program ini tidak mencakup pengobatan gigi dan penyakit bawaan yang sudah diderita sebelum keberangkatan.
“Yang tidak kalah penting, setelah masa magang selesai, peserta akan menerima tunjangan modal usaha mandiri. Dana ini diberikan setelah mereka pulang ke Indonesia sebagai bekal membuka usaha sendiri,” tambahnya.
Disnakertrans Pringsewu juga menyiapkan layanan informasi melalui dua narahubung resmi, yakni Bryan (0812-7721-6996) dan Agus (0821-8267-4345). Seleksi akan dimulai pada 18–22 Agustus 2025. Proses seleksi mencakup tes matematika dasar, wawancara, tes ketahanan fisik, hingga pemeriksaan kesehatan dan bahasa Jepang. Peserta yang berhasil lolos akan diberangkatkan melalui tahapan pelatihan daerah dan pelatihan pusat yang berlangsung selama total hampir lima bulan.
“Kami mengajak seluruh pemuda yang memenuhi syarat untuk tidak menyia-nyiakan kesempatan ini. Ini bukan hanya tentang bekerja di Jepang, tapi soal meningkatkan kapasitas diri, memperoleh pengalaman internasional, dan kembali dengan kemampuan serta modal usaha,” tutup Edi.
Program magang ke Jepang ini merupakan bagian dari visi Bupati H. Riyanto Pamungkas dalam menyiapkan sumber daya manusia yang unggul, produktif, dan siap bersaing secara global, sekaligus mendukung pengentasan pengangguran di daerah. (Vit)














