Iklan Diskopukm Aceh
Iklan Diskopukm Aceh

Pemerintah Aceh Bawa Pulang Warga Aceh Yang Meninggal di Jakarta

aceh
Anggota DPD RI asal Aceh, H. Sudirman, saat mengunjungi rumah duka Alm. Abdullah Syarwan di Jawa Barat, Sabtu, (30/9/2023) (Foto: Istimewa)

BANDA ACEH – Abdullah Syarwan, warga Aceh dari Keude Lueng Putu, Bandar Baru, Pidie Jaya, menghembuskan nafas terakhirnya di Rumah Sakit Universitas Indonesia, Depok, Jawa Barat pada pukul 09.20 WIB tadi pagi Sabtu (30/9/2023) setelah berjuang melawan tumor paru-paru selama tiga hari.

Pemerintah Aceh melalui Badan Penghubung Pemerintah Aceh (BPPA) bersama Anggota DPD RI asal Aceh, H. Sudirman atau Haji Uma, akan mengfasilitasi pemulangan jenazah almarhum melalui Bandara Internasional Soekarno-Hatta pada hari Minggu, (1/10/2023), pagi.

Kepala BPPA, Akkar Arafat SSTP MSi., menjelaskan bahwa pemulangan jenazah akan didampingi oleh istri almarhum, Linda Andriani. Pesawat dijadwalkan lepas landas sekitar pukul 07.30 WIB dan diestimasikan tiba di Bandara Sultan Iskandar Muda sekitar pukul 10.15 WIB.

“Pemulangan jenazah didampingi istri beliau, Linda Andriani. Pesawat akan terbang sekitar pukul 07.30 WIB dan akan tiba di Bandara Sultan Iskandar Muda sekira pukul 10.15 WIB,” ujar kepala BPPA, Akkar Arafat SSTP MSi.

BACA JUGA:  Pakar Hukum Soroti Pentingnya Publikasi RUU KUHAP dan RUU Kejaksaan

Akkar menegaskan bahwa di Banda Aceh, pihak Haji Uma akan menyediakan fasilitas ambulans untuk memastikan jenazah almarhum tiba di kampung halamannya di Leung Putu dengan lancar.

“Hal ini dapat kita lakukan karena kerjasama dan koordinasi semua pihak di Jakarta terhadap kepentingan bersama khususnya warga Aceh, terutama dengan anggota DPD RI, H. Sudirman atau Haji Uma,” jelas Akkar.

Anggota DPD RI, H. Sudirman atau Haji Uma, mengungkapkan bahwa almarhum Abdullah bin Syarwan telah merantau ke Jakarta sejak awal tahun 2000-an dan bekerja sebagai tukang bengkel di Depok. Almarhum meninggalkan seorang istri dan tiga orang anak.

BACA JUGA:  Dapur Sekolah Solusi Jaga Distribusi dan Kualitas MBG

“Beliau meninggal lantaran menderita penyakit tumor paru-paru yang telah dideritanya selama satu tahun ini,” jelas Haji Uma.

Haji Uma menekankan bahwa pihaknya dan pemerintah akan terus bekerja sama dalam membantu masyarakat Aceh yang berada di perantauan. Hal ini penting bagi semua pihak, baik pemerintah maupun organisasi masyarakat Aceh di Jakarta, untuk saling membantu terutama terkait keluarga besar Aceh di perantauan.

“Kita ucapkan terima kasih kepada Pemerintah Aceh yang bergerak cepat selama ini dalam membantu warganya, dan kita berharap semoga dapat terus bekerjasama satu sama lain,” ujar Haji Uma.

Penulis

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *