ACEH TAMIANG – Bencana banjir yang terjadi di Aceh mendorong Universitas Samudra melakukan tindakan sebagai wujud bantuan kemanusiaan dalam berbagai aspek untuk membantu memulihkan keadaan melalui bantuan infrastruktur, Pendidikan dan psikososial.
Untuk itu Unsam melakukan kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) Tanggap Bencana, khususnya di Kabupaten Aceh Tamiang dengan menurunkan tim dari dosen-dosen yang bermutu dan handal serta dibantu para mahasiswa.
Seperti yang dilakukan Tim PKM dari dosen program studi (Prodi) Pendidikan Bahasa Inggris FKIP Unsam yang di ketua oleh Purwati S.Pd M.Hum dengan dibantu dua mahasiswi Putri Ayu Lestari dan Fioni Putri di desa Lhok Medang Ara, Kecamatan Manyak Payed, Aceh Tamiang.
Tim PKM membuka “Pojok Baca Darurat” sebagai penguatan literasi anak di lokasi desa terdampak banjir melalui “Perpustakaan Mini” di Desa Lhok Medang Ara, Sabtu (14/02/2026).
“Tujuannya untuk mengembalikan semangat membaca dan memahami isi teks yang diwujudkan dengan menceritakan kembali konteks dalam teks terkait dengan realita yang mereka alami,” ucap Purwati.
Penguatan literasi anak di lokasi terdampak banjir melalui perpustakaan mini ini juga bertujuan untuk menyediakan akses bacaan yang selama ini mengalami keterbatasan fasilitas akibat banjir.
Selanjutnya Ketua tim PKM, Purwati menjelaskan bahwa kondisi pascabanjir sering kali membuat aktivitas belajar anak terganggu.
“Melalui “Pojok Baca Darurat”, kami ingin menghadirkan ruang belajar yang menyenangkan sekaligus membantu memulihkan semangat belajar anak,” terangnya.
Perpustakaan Mini yang disediakan oleh tim PKM Unsam ini dilengkapi dengan berbagai koleksi buku cerita anak, buku pengetahuan populer, serta media alat permainan edukatif.
“Selain itu, kita juga mengadakan kegiatan pendampingan seperti: sesi membaca bersama, bimbingan belajar ringan, storytelling, dan permainan literasi,” ungkap Purwati.
Program “Pojok Baca Darurat” untuk literasi ini mendapat dukungan penuh dari pihak sekolah, pemerintah desa dan masyarakat setempat.
Kepala sekolah SDN Lhok Medang Ara dan Datok Desa Lhok Medang Ara menyampaikan apresiasi atas inisiatif tersebut karena dinilai sangat membantu anak-anak kembali beraktivitas secara positif setelah bencana.
“Kami berharap kegiatan seperti ini dapat terus berlanjut karena manfaatnya sangat dirasakan oleh anak-anak dan orang tua,” kata Datok desa Lhok Medang Ara.
Keduanya tidak lupa memberikan ucapan terimakasih kepada Universitas Samudra yang telah menhadirkan dosen dan mahasiswa upaya memberi bantuan di Desa Lhok Medang Ara.
“Pengabdian Masyarakat di SDN Lhok Medang Ara adalah langkah positif dari Universitas Samudra dalam mengembalikan aktivitas belajar siswa pasca banjir,” pungkasnya.
PKM tidak hanya memberikan semangat belajar kepada siswa tetapi juga mencoba memberikan dukungan kepada siswa untuk terus belajar dalam segala kondisi, karena “Bencana yang menimpa bukan menjadi penghalang untuk siswa dalam mencapai cita-cita”.














