Iklan Diskopukm Aceh
Iklan Diskopukm Aceh

Prof. Danial: UIN SUNA Lhokseumawe Beri Keringanan UKT bagi Mahasiswa Terdampak Banjir

IMG 20260315 WA0000
Rektor UIN Suna prof. Dr. danial.M.Ag yang didampingi warek II Dr.Said Alwi.MA dan warek III Dr.Darmadi.M.Si.hariandaerah.com./foto.nurman

LHOKSEUMAWE — UIN Sultanah Nahrasiyah Lhokseumawe menunjukkan kepeduliannya terhadap pemulihan masyarakat pascabencana banjir dengan memberikan berbagai kemudahan akses pendidikan bagi mahasiswa maupun calon mahasiswa yang terdampak. (15/3/2026)

Rektor UIN SUNA Lhokseumawe, Prof. Dr. Danial, M.Ag mengatakan, kampus berkomitmen memastikan pendidikan tinggi tetap dapat dijangkau oleh masyarakat yang sedang menghadapi tekanan ekonomi setelah bencana. Komitmen tersebut diwujudkan melalui sejumlah kebijakan yang memberikan keringanan bagi mahasiswa korban banjir.

Hal itu disampaikan Prof. Danial dalam kegiatan SAPA PERS yang digelar di ruang Op Room Gedung Biro Rektorat UIN SUNA Lhokseumawe pada Sabtu (14/3/2026). Dalam kesempatan tersebut, ia menegaskan bahwa perguruan tinggi memiliki tanggung jawab sosial untuk hadir membantu masyarakat di masa pemulihan bencana.

BACA JUGA:  Meski Kondisi Fiskal Daerah Memprihatinkan, Pemerintah Aceh Komitmen Dukung KONI

Dalam kegiatan tersebut, Rektor didampingi oleh Wakil Rektor II Dr. Said Alwi, M.A dan Wakil Rektor III Dr. Darmadi, M.Si yang turut memberikan penjelasan terkait kebijakan kampus dalam membantu mahasiswa terdampak banjir.

Menurut Danial, pihak kampus memberikan sejumlah kemudahan dan keringanan biaya pendidikan bagi mahasiswa yang terdampak banjir. Kebijakan tersebut bertujuan menjaga keberlanjutan pendidikan di tengah kondisi ekonomi masyarakat yang belum sepenuhnya pulih.

“UIN Sultanah Nahrasiyah Lhokseumawe hadir sebagai perguruan tinggi yang dapat diakses oleh seluruh lapisan masyarakat, termasuk mereka yang terdampak bencana,” ujarnya.

BACA JUGA:  Empat Hari Pencarian, Korban Tenggelam di Danau PLTA Kampar Ditemukan Telah Meninggal Dunia

Ia menjelaskan, biaya Uang Kuliah Tunggal (UKT) di kampus tersebut relatif terjangkau. Bahkan bagi mahasiswa korban banjir, tersedia berbagai skema keringanan agar mereka tetap dapat melanjutkan studi tanpa terbebani kondisi ekonomi keluarga.

Selain itu, kampus juga menyediakan berbagai program beasiswa untuk mendukung mahasiswa serta sejumlah bantuan pendidikan lain dari berbagai lembaga mitra. Danial berharap berbagai upaya tersebut dapat menumbuhkan optimisme masyarakat untuk terus melanjutkan pendidikan ke perguruan tinggi meskipun menghadapi tantangan ekonomi pascabencana.

Penulis

Respon (1)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *