Iklan Diskopukm Aceh
Iklan Diskopukm Aceh

Program Matching Fund Kedaireka 2023 Dihadiri 30 Peserta Offline dan 113 Online

Program Matching Fund Kedaireka
Civitas Kademika Universitas Syiah Kuala saat menghadiri Program Matching Fund Kedaireka 2023. (Foto: HUmas USK)

BANDA ACEHUniversitas Syiah Kuala (USK) menargetkan jumlah penelitinya yang lolos pada program Matching Fund Kedaireka 2023 meningkat. Komitmen tersebut disampaikan Rektor USK Prof. Dr. Ir. Marwan saat membuka kegiatan sosialisasi Program di Balai Senat USK, Sabtu (21/01/2023).

Rektor Universitas Syiah Kuala Prof. Dr. Ir. Marwan mengatakan, Matching Fund Kedaireka merupakan program hibah yang sangat menarik dan prestisius untuk menghilirisasikan rekacipta karya bersama dengan mitra, lalu  dimanfaatkan masyarakat dan publik secara luas.

Maka, USK memberi perhatian serius agar jumlah peneliti USK yang lolos program tersebut meningkat. Sehingga, USK optimis terhadap target tersebut dan dapat terwujud. Pasalnya, selama ini peneliti USK memiliki rekacipta yang unggul dan menarik untuk ditawarkan.

“Karena itulah USK memberikan pendampingan para penelitinya, mulai dari pengajuan proposal, administrasi dan lainnya. Sebab kita ingin, tahun 2023 jumlah peneliti yang lolos program riset ini meningkat,” ucap Rektor Marwan saat membuka kegiatan sosialisasi Program di Balai Senat USK, Kamis (19/01/2023).

BACA JUGA:  IAIN Langsa Usul Alih Bentuk Menjadi UIN Zawiyah Cotkala

Pada kesempatan itu juga, Kepala Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat Prof. Dr. Taufik Fuadi Abidin, S.Si., M. Tech menjelaskan, tahun 2023 adalah tahun ketiga partisipasi USK dalam Kedaireka. Ia juga menilai, para peneliti USK cukup antusias mengikuti program tersebut. Hal ini, terlihat setiap tahunnya ada peningkatan minat pengusul.

“Seperti pada tahun 2022, ada 16 proposal yang diusulkan  USK. Dari jumlah tersebut 5 di antaranya berhasil mendapatkan pendanaan hibah riset ini,” katanya.

Oleh sebab itu, ada beberapa kebijakan yang USK lakukan sebagai bentuk keseriusan dalam mendukung program ini. Di antaranya adalah, membentuk Tim Pengelola Kedaireka di bawah koordinasi Pusat Pengembangan dan Hilirisasi Inovasi (PPHI). Lalu memperkuat sistem pendukung program ini, mulai dari peneliti masih berstatus calon pengusul sampai membantu jalinan kerja sama dengan mitra.

BACA JUGA:  PKM FKIP Unsam Gelar Pelatihan Baca Berita Bahasa Inggris Online Al Apps Siswa SMA

Untuk diketahui, kegiatan sosialisasi ini dihadiri sekitar 30 peserta offline dan 113 peserta online. Adapun yang menjadi pematerinya adalah Tim Substansi Matching Fund 2023 Prof T. Basaruddin, M.Sc., Ph.D , dan  Wakil Rektor Bidang Inovasi, Bisnis dan Kewirausahaan IPB University Prof. Dr. Erika Budiarti Laconi.

“Kedua narasumber ini punya pengalaman dan kapabilitas untuk menjawab  bagaimana strategi yang efektif untuk lolos program hibah ini. Mudah-mudah informasi tersebut kian memotivasi peneliti kita,” pungkasnya.

Penulis

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *