Iklan Diskopukm Aceh
Iklan Diskopukm Aceh
Daerah  

Promosikan Wisata Budaya, Lapas Sawahlunto Luncurkan Batik Tangsi Orang Rantai

WhatsApp Image 2025 08 18 at 08.45.46
Momen penyerahan Batik Tangsi Orang Rantai karya warga binaan Lapas Narkotika Sawahlunto kepada Wali Kota Sawahlunto, Riyanda Putra, dalam peringatan HUT ke-80 Kemerdekaan RI. (Foto: Ist).

SAWAHLUNTOH – Suasana peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-80 Kemerdekaan Republik Indonesia di Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Narkotika Kelas III Sawahlunto pada Minggu (17/8/2025) terasa istimewa.

Selain pemberian remisi kepada warga binaan, acara yang berlangsung di Aula Lapas ini juga menjadi momentum penting bagi jajaran Lapas yang dipimpin Ressy Setiawan untuk memperkenalkan inovasi kreatif berupa Batik Tangsi Orang Rantai.

Batik tersebut merupakan karya orisinal warga binaan dengan motif khas yang terinspirasi dari sejarah tangsi orang rantai di Sawahlunto pada masa penjajahan Belanda. Kehadiran batik ini sekaligus menjadi bentuk partisipasi Lapas dalam mengampanyekan Sawahlunto sebagai Kota Wisata Tambang Berbudaya yang telah diakui UNESCO.

BACA JUGA:  Dorong Swasembada Pangan, Kelompok Tani Kota Padang Diberikan Bantuan Alsintan

Dalam kesempatan itu, Ressy Setiawan secara simbolis menyerahkan sehelai baju Batik Tangsi Orang Rantai kepada Wali Kota Sawahlunto, Riyanda Putra, S.I.P. Penyerahan disaksikan unsur Forkopimda, pejabat terkait, serta seluruh warga binaan penerima remisi.

“Ini adalah bentuk kontribusi Lapas Narkotika Sawahlunto dalam mempromosikan kota sebagai destinasi wisata budaya melalui media batik. Kami juga ingin menunjukkan bahwa di balik jeruji, warga binaan memiliki potensi besar untuk menghasilkan karya yang bermanfaat,” ujar Ressy Setiawan.

Wali Kota Riyanda Putra menyambut baik inisiatif tersebut dan menyampaikan apresiasi terhadap karya warga binaan. Ia berharap Batik Tangsi Orang Rantai dapat menjadi produk unggulan yang tidak hanya memiliki nilai estetika, tetapi juga nilai ekonomi untuk mengangkat nama Sawahlunto.

BACA JUGA:  Pemko Padang Tingkatkan Kualitas Juru Parkir, Perkuat Citra Kota Wisata

Kegiatan ini diharapkan menjadi motivasi bagi warga binaan lain untuk terus berkarya, sehingga ketika kembali ke masyarakat mereka sudah memiliki keterampilan yang siap diaplikasikan.

Batik Tangsi Orang Rantai menjadi bukti nyata bahwa proses rehabilitasi di Lapas mampu melahirkan kreativitas dan semangat baru, bahkan dari balik jeruji.

Penulis

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *