Iklan Diskopukm Aceh
Iklan Diskopukm Aceh
Daerah  

Pulihkan Trauma Pascabencana, ISNU Lhokseumawe Beri Dukungan Psikososial bagi Anak

IMG 20260104 WA0002
Pulihkan Trauma Pascabencana ISNU Lhokseumawe Beri Dukungan Psikososial bagi Anak di Kecamatan Samudera Aceh Utara. Hariandaerah.com (foto. nurmansyah)

ACEH UTARA — Ikatan Sarjana Nahdlatul Ulama (ISNU) Kota Lhokseumawe bersama komunitas Sahabat Senyum Anak memberikan layanan dukungan psikososial bagi anak-anak terdampak bencana di Desa Blang Priya, Kecamatan Samudera, Kabupaten Aceh Utara, Minggu (4/1/2026).

Kegiatan tersebut dilakukan untuk membantu memulihkan kondisi psikologis anak-anak yang mengalami trauma pascabencana. Para relawan mengajak anak-anak bermain, menggambar, bernyanyi, dan berinteraksi dalam kelompok sebagai upaya menumbuhkan kembali rasa aman, nyaman, serta kepercayaan diri mereka.

Sekretaris Umum PC ISNU Kota Lhokseumawe, Ramazana, S.Sos., M.A., mengatakan bahwa pemulihan pascabencana tidak hanya menyasar aspek fisik, tetapi juga kesehatan mental, terutama bagi anak-anak.

“Anak-anak merupakan kelompok yang paling rentan mengalami dampak psikologis pascabencana. Melalui pendampingan psikososial ini, kami berupaya membantu mereka mengekspresikan perasaan, mengurangi kecemasan, dan kembali menikmati masa kanak-kanaknya,” ujar Ramazana.

BACA JUGA:  Rakerda PABPDSI Kabupaten Lingga Dihadiri Kunjungan Kerja Ketua Umum PABPDSI Nasional

Perwakilan Sahabat Senyum Anak, Muhammad Syauki, S.Sos., Gr, menjelaskan bahwa pendekatan yang digunakan bersifat ramah anak dan berbasis empati. Menurutnya, suasana kebersamaan menjadi kunci agar anak-anak merasa diterima dan tidak sendirian menghadapi situasi pascabencana.

“Kami ingin menghadirkan ruang aman bagi anak-anak. Aktivitas sederhana seperti bermain dan bercerita ternyata cukup efektif untuk membantu mereka kembali tersenyum,” kata Syauki.

Sekretaris Desa Blang Priya, Safrijal, mengapresiasi kegiatan tersebut. Ia menilai pendampingan psikososial sangat dibutuhkan karena sebagian anak masih menunjukkan rasa takut dan stres setelah bencana.

“Anak-anak terlihat lebih ceria setelah mengikuti kegiatan ini. Kami berharap pendampingan seperti ini bisa terus berlanjut,” ujarnya.

BACA JUGA:  Kurban 7 Ekor Sapi, Polres Brebes Salurkan Daging ke 1.074 Penerima Manfaat

Sementara itu Ketua ISNU Kota Lhokseumawe, Dr. Iskandar, M.Si, yang juga akademisi Universitas Islam Negeri Sultanah Nahrasiyah Lhokseumawe, mengatakan bahwa pemulihan psikososial anak merupakan investasi jangka panjang bagi ketahanan masyarakat.

“Anak-anak adalah generasi penerus. Penanganan trauma sejak dini penting agar mereka dapat tumbuh dan berkembang secara sehat, meskipun pernah mengalami bencana,” ujarnya kepada Hariandaerah.com.

Melalui kegiatan tersebut, ISNU Kota Lhokseumawe berharap kolaborasi antara organisasi kemasyarakatan, komunitas relawan, dan pemerintah dapat terus diperkuat dalam penanganan pascabencana, khususnya dalam pemulihan psikososial anak.

Penulis

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *