Iklan Diskopukm Aceh
Iklan Diskopukm Aceh
Aceh  

RKPD 2026 Pemkab Abdya Fokus pada Lima Prioritas Pembangunan

Selanjutnya, rancangan RKPD akan disempurnakan melalui review Inspektorat, fasilitasi provinsi, hingga ditetapkan pada Mei mendatang.

IMG 20250428 163614 e1745833574603
Pemerintah Kabupaten Aceh Barat Daya (Abdya) melaksanakan Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) untuk Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) tahun 2026.(Foto.hariandaerah.com/teukunizar)

ACEH BARAT DAYA – Pemerintah Kabupaten Aceh Barat Daya (Abdya) melaksanakan Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) untuk Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) tahun 2026.

Pada kegiatan yang dilaksanakan di Aula Bappeda Aceh Barat Daya, Desa Kedai Paya, Kecamatan Blangpidie ini menetapkan lima fokus prioritas pembangunan pada tahun 2026.

Lima prioritas itu yakni transformasi ekonomi dan kemandirian fiskal, peningkatan infrastruktur dan konektivitas wilayah, pengembangan sumber daya manusia unggul dan berkualitas.

Juga diprioritaskan pada sektor reformasi tata kelola serta digitalisasi pemerintahan dan terkahir pada pertahanan sosial, ekologi, dan penanggulangan bencana.

Asisten Pemerintahan Setdakab Aceh Barat Daya, Mussawir, menyampaikan bahwa forum ini menjadi ajang penyampaian gagasan dari DPRK, perangkat daerah, camat, hingga stakeholder lainnya, agar RKPD 2026 selaras dengan visi-misi Bupati dan Wakil Bupati, serta sejalan dengan prioritas provinsi dan nasional.

BACA JUGA:  Menjelang HUT ke-79 Bhayangkara, Polres Abdya Gelar Ziarah ke Makam Anggota Polri

“Dokumen RKPD harus terintegrasi erat dengan RPJPD dan RPJMD, guna menjamin keberlanjutan pembangunan jangka panjang dan menengah,” kata Musawir.

Ia juga menyebutkan, RKPD 2026 akan menjadi dasar penyusunan RAPBD tahun anggaran 2026.

Sementara itu, Kepala Bappeda Aceh Barat Daya, Rahmad Sumedi, menjelaskan bahwa Musrenbang ini bertujuan menyelaraskan prioritas Abdya 2026 dengan arah kebijakan nasional, provinsi, serta pokok-pokok pikiran DPRK Abdya.

Selain itu, Musrenbang ini juga menjadi ajang klarifikasi dan sinkronisasi usulan pembangunan dari tingkat desa hingga kecamatan, serta menyepakati program dan kegiatan prioritas tahun 2026.

BACA JUGA:  Kader Gerindra Aceh Besar Deklarasikan Relawan Garuda Putih untuk Menangkan Musannif-Sanusi

Rahmad menambahkan, Musrenbang RKPD merupakan tahapan akhir setelah Musrenbang desa dan kecamatan.

Selanjutnya, rancangan RKPD akan disempurnakan melalui review Inspektorat, fasilitasi provinsi, hingga ditetapkan pada Mei mendatang.

“RKPD 2026 disusun secara partisipatif, teknokratik, politis, serta memadukan pendekatan Top-Down dan Bottom-Up, dengan mengedepankan prinsip holistik, integratif, tematik, dan berbasis spasial, serta menerapkan konsep money follow program,” tutup Rahmad.

Penulis

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *