Iklan Diskopukm Aceh
Iklan Diskopukm Aceh
Hukrim  

Sat Narkoba Polres Pringsewu Ringkus 3 Pelaku

Sat Narkoba Polres Pringsewu Ringkus 3 Pelaku IMG 20240108 152559
Tersangka saat diamankan polisi di mapolres tempat. (Ist)

PRINGSEWU – Grebek dua rumah di Pringsewu, Lampung, Aparat kepolisian Sat Narkoba Polres Pringsewu mengamankan tiga pelaku penyalahguna narkotika jenis sabu. Ketiga pelaku SO (39) warga Pekon Sumberagung, AT (41) warga Pekon Margakaya dan AP (22) warga Ambarawa.

Kasat Narkoba Iptu Yudi Raymond menjelaskan, ketiga pelaku diamankan polisi saat menggerebek dua rumah di wilayah Kecamatan Ambarawa pada Jumat malam (5/1). Tersangka SO di tangkap saat sedang memakai Narkotika jenis sabu dirumahnya di Pekon Sumberagung pada pada pukul 19.00 Wib. “Dari tangan pelaku polis berhasil menyita barang bukti narkotika jenis sabu sisa pakai dengan berat 0,23 gram berikut alat hisap sabu atau bong,” ujar Iptu Yudi Raymond pada wartawan, Senin (8/1/2024)

Dari penangkapan SO, kata Kasat, pihaknya melakukan proses pengembangan kasus dengan melakukan upaya penangkapan terhadap pelaku lain yang berperan menyuplai sabu kepada tersangka SO. Saat dilakukan penggrebekan dua pelaku berhasil diamankan sedangkan tiga pelaku berhasil kabur.

Menurut kasat, saat digrebek kelima terduga diduga sedang berpesta sabu di dalam kamar milik salah satu pelaku yang berhasil kabur.

“Dua pelaku yang di amankan berinisial AT dan AP berikut barang bukti 1 buah plastik klip berisi narkotika jenis sabu dengan berat 0,15 gram, 8 buah plastik klip sisa pakai, dan juga peralatan hisap sabu,” jelasnya.

Atas keterlibatannya dalam penyalahgunaan Narkotika ketiga pelaku akan dijerat dengan pasal 112 Undang-Undang RI Nomor 35 tahun 2009 tentang Narkotika dengan ancaman hukuman hingga 12 tahun penjara.

Mantan perwira Subdit 3 Jatanras Direktorat Kriminal Umum Polda Lampung ini menegaskan, pihaknya terus menekan penyalahgunaan dan peredaran gelap narkotika diwilayahnya. Tak hanya upaya represif, perwira pertama polri yang biasa di panggil Raymond ini juga mengatakan aktif melakukan upaya pencegahan atau preemtif.

Diantaranya, melakukan pembinaan dan penyuluhan ke pekon-pekon, instansi pemerintah dan juga ke sekolah-sekolah.

“Upaya ini kita lakukan untuk membentuk generasi muda Indonesia yang berprestasi dan terbebas dari pengaruh buruk narkoba.” Tandasnya (Heru)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *