Iklan Diskopukm Aceh
Iklan Diskopukm Aceh

Siap Mudik Idul Fitri 1447 H! Polda Jateng Luncurkan Program Unggulan “Valet and Ride”, Brebes Jadi Titik Pusat

IMG 20260227 WA0042
Kapolres Brebes AKBP Lilik Ardhiansyah bersama Kasat Lantas Polres Brebes AKP Ahmad Zainurrozaq Dalam paparan teknis program "Valet and Ride"(Foto Istimewa)

BREBES – Menjelang momen perayaan Idul Fitri 1447 H yang semakin dekat, Kepolisian Daerah Jawa Tengah (Polda Jateng) telah mulai mempersiapkan segala sesuatunya untuk menyelenggarakan program pelayanan mudik unggulan bertajuk “Valet and Ride”.

Rapat koordinasi teknis untuk menyempurnakan rancangan program ini digelar dengan khidmat di Aula Rupatama Tantya Sudhirajati Polres Brebes pada Jumat (27/02/2026) siang, dengan menghadirkan jajaran perwira tinggi dari Polda Jateng dan seluruh Polres se-Eks-Wilayah Pekalongan.

Rapat yang dipimpin langsung oleh Karo Ops Polda Jateng Kombes Pol Basya Radyananda ini didampingi oleh Dir Samapta Polda Jateng Kombes Pol Dr. Risto Samodra, serta dihadiri oleh Kapolres Brebes AKBP Lilik Ardhiansyah beserta jajaran, Turut hadir para Kapolres, Kabag Ops, dan Kasat Lantas sejajaran Eks-Wilayah Pekalongan.
Yang mencakup Kabupaten Brebes, Kota Tegal, Tegal, Pemalang, Batang, dan Pekalongan Kota.

Dalam sambutan pembuka, Kapolres Brebes AKBP Lilik Ardhiansyah dengan bangga menyatakan kesiapan Polres Brebes untuk menjadi tuan rumah titik pusat (check point) pelaksanaan program “Valet and Ride” tahun ini.

Menurutnya, program ini bukan hanya sekadar layanan, tetapi menjadi prioritas utama dan unggulan Polda Jateng yang diharapkan mampu memberikan kenyamanan maksimal bagi para pemudik sekaligus membangun citra positif Korps Kepolisian Republik Indonesia (Polri) di mata masyarakat.

“Kami sebagai tuan rumah siap memberikan dukungan terbaik. Namun, kesuksesan program ini tidak bisa diraih sendiri – kami mohon dukungan penuh dari seluruh jajaran di Eks-Wilayah Pekalongan untuk bersama-sama membuat pelaksanaannya lebih maksimal dan berkualitas dibandingkan tahun sebelumnya,” pungkas AKBP Lilik dengan penuh semangat.

Dalam paparan teknisnya, Kasat Lantas Polres Brebes AKP Ahmad Zainurrozaq menjelaskan secara rinci tentang mekanisme pelaksanaan program yang direncanakan berlangsung selama 7 hari, mulai dari 13 hingga 19 Maret 2026. Setelah melakukan evaluasi tahun lalu, lokasi pusat kegiatan diputuskan tetap berada di kawasan Nasmoco Brebes karena memiliki fasilitas yang sangat memadai – termasuk adanya helly pad untuk keperluan darurat atau pengawasan udara, serta area parkir yang luas untuk menampung kendaraan pemudik dan armada Polri.

BACA JUGA:  Dukung Swasembada Pangan Nasional, Kodim 0713 Brebes Launching Unit Kompi Produksi

Tahun ini, Polri menetapkan target yang lebih ambisius dengan kuota sebanyak 1.447 pemudik dan 1.078 sepeda motor yang akan diangkut melalui program ini. Untuk mengatur alur keberangkatan agar tidak terjadi kemacetan atau antrian panjang, skema keberangkatan dibagi menjadi tiga gelombang setiap harinya, yaitu pada pukul 10.00 WIB, 13.00 WIB, dan 16.00 WIB.

Setiap gelombang akan menggunakan armada bus untuk mengangkut pemudik dan truk towing khusus untuk mengangkut sepeda motor, yang akan dikerahkan dari masing-masing Polres jajaran Eks-Wilayah Pekalongan.

Dalam arahannya, Karo Ops Polda Jateng Kombes Pol Basya Radyananda menekankan pentingnya memperbaiki kekurangan yang terjadi pada pelaksanaan tahun sebelumnya. Salah satu poin utama yang menjadi fokus perbaikan adalah proses penjaringan pemudik di titik-titik krusial yang menjadi jalur mudik utama, seperti Simpang Jalingkut Wanasari yang sering menjadi titik kumpul pemudik dari berbagai daerah sekitar.

“Sosialisasi harus digencarkan secara masif – baik melalui pemasangan spanduk dan baliho di seluruh jalur mudik utama, maupun melalui kampanye di media sosial dan kolaborasi dengan pihak media lokal. Kita tidak ingin ada pemudik yang berpotensi memanfaatkan program ini tapi tidak mengetahuinya.

BACA JUGA:  Puskesmas Jatirokeh Brebes Dorong Inovasi – Sistem Paperless Berjalan, Ambulans Tua Jadi Tantangan Layani 96 Ribu Jiwa

Tahun ini kita harus lebih optimal, karena program ‘Valet and Ride’ ini adalah ‘daya ungkit’ kita untuk meraih kembali dan memperkuat kepercayaan publik terhadap Polri,” tegas Kombes Pol Basya dengan nada tegas.

Untuk memastikan semua persiapan berjalan sesuai rencana, Karo Ops juga mengumumkan rencana untuk melakukan pengecekan langsung di lapangan pada H-3 sebelum pelaksanaan program, guna memastikan tidak ada kendala teknis atau administratif yang mengganggu kelancaran kegiatan.

Senada dengan arahan Karo Ops, Dir Samapta Polda Jateng Kombes Pol Dr. Risto Samodra menambahkan pentingnya menjaga keseragaman dalam hal atribut dan visualisasi seluruh elemen yang terlibat dalam program. Menurutnya, hal ini bertujuan untuk memberikan kesan profesional dan terpadu kepada masyarakat.

“Desain spanduk, backdrop acara, hingga branding pada truk towing dan armada bus harus dibuat seragam dan secara jelas menonjolkan identitas Polri. Kita ingin masyarakat benar-benar merasakan kehadiran polisi yang siap membantu dan memberikan pelayanan terbaik, mulai dari tampilan visual hingga kualitas pelayanan yang diberikan,” jelasnya.

Rapat koordinasi yang berlangsung selama satu jam penuh tersebut diakhiri dengan kesepakatan bersama untuk segera menjalankan langkah-langkah persiapan yang telah disepakati. Kegiatan ini juga menandai dimulainya fase kesiapan intensif Polri dalam mengawal arus mudik Idul Fitri 1447 H di wilayah Jawa Tengah, dengan harapan dapat memberikan rasa aman, nyaman, dan nyaman bagi setiap pemudik yang akan pulang kampung ke daerah asalnya.

Penulis

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *