BREBES – Kapolres Brebes, AKBP Lilik Ardhiansyah, melakukan kunjungan langsung ke Desa Kluwut, Kecamatan Bulakamba, Rabu (06/05/2026). Kegiatan bertajuk Silaturahmi Kamtibmas ini digelar khusus untuk mendengarkan aspirasi dan keluh kesah para nelayan di tengah kondisi ekonomi yang cukup menantang belakangan ini.
Kegiatan ini dihadiri sekitar 30 peserta, meliputi jajaran Pejabat Utama Polres Brebes, Ketua HNSI Kabupaten Brebes Rudi Hartono, unsur Syahbandar, PSDKP, serta para pemilik kapal dan nelayan setempat.
Rombongan Kapolres memulai peninjauan dari sandaran kapal milik warga, berlanjut ke lokasi Tempat Pelelangan Ikan (TPI), dan ditutup dengan diskusi terbuka serta penuh kekeluargaan di Aula Pertemuan Nelayan.
Dalam sambutannya, Kapolres menegaskan bahwa kehadirannya adalah wujud nyata kepedulian Polri untuk merangkul masyarakat pesisir. Ia juga menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada para nelayan yang selama ini turut berperan aktif menjaga kondusivitas keamanan dan ketertiban di wilayah tersebut.
Menurut AKBP Lilik Ardhiansyah, kolaborasi erat antara kepolisian dan komunitas nelayan menjadi kunci utama dalam menghadapi berbagai tantangan, termasuk dampak dari situasi ekonomi global yang terasa hingga ke tingkat daerah.
“Kami hadir ke sini untuk mendengarkan langsung aspirasi dan masukan dari Bapak-Bapak sekalian. Kami berharap para nelayan dapat bersabar dan tetap berhati-hati menghadapi kondisi saat ini, terutama yang sangat terasa dampaknya yakni kenaikan harga BBM yang cukup tinggi,” ujar Kapolres.
Tak hanya itu, Kapolres juga mengingatkan seluruh warga agar tetap bijak dalam bermedia sosial, tidak mudah terprovokasi, dan senantiasa memilah informasi guna menghindari berita hoaks yang berpotensi memecah belah persatuan dan mengganggu keamanan wilayah.
Sementara itu, Ketua HNSI Kabupaten Brebes, Rudi Hartono, memaparkan kondisi yang dialami para nelayan saat ini cukup memprihatinkan. Ia menyampaikan bahwa kenaikan harga BBM membuat modal operasional melaut membengkak hingga tiga kali lipat dari biasanya. Di sisi lain, harga jual ikan maupun cumi-cumi di pasar justru masih tetap stagnan dan belum mengalami kenaikan.
Selain persoalan harga BBM, nelayan Kluwut juga menyampaikan aspirasi terkait kondisi infrastruktur alam, yaitu pendangkalan Sungai Kluwut. Kondisi ini sangat menyulitkan lalu lintas kapal saat keluar masuk muara. Oleh karena itu, para nelayan berharap Polri dapat membantu menjembatani komunikasi dengan pihak BBWS Cimanuk–Cisanggarung agar segera dilakukan normalisasi atau pengerukan sungai demi kelancaran aktivitas melaut.
Merespons hal tersebut, Kapolres Brebes menegaskan akan menampung dan menindaklanjuti seluruh aspirasi tersebut untuk segera dikoordinasikan dengan instansi dan pihak terkait.
Kegiatan silaturahmi ini berjalan aman, tertib, dan penuh suasana kekeluargaan, sekaligus mempererat sinergi positif antara aparat penegak hukum dengan masyarakat nelayan di wilayah hukum Polres Brebes.














