Iklan Diskopukm Aceh
Iklan Diskopukm Aceh

Survei Puncak Gagoan, Langkah Awal Pengembangan Wisata Alam dan Budaya Kabupaten Solok

WhatsApp Image 2025 01 25 at 19.11.22 11zon
Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kabupaten Solok Bersama Bujang Jo Gadih 2024 serta Komunitas Bareh Run_dang melakukan Survei Jalur Tracking di Nagari Paninggahan Kamis (23/1/2025). (Foto: Istimewa).

SOLOK – Dinas Pariwisata dan Kebudayaan (Disparbud) Kabupaten Solok bersama Bujang Jo Gadih Duta Wisata Kabupaten Solok 2024 melaksanakan survei jalur tracking di kawasan Puncak Gagoan pada Kamis (23/1/2025).

Survei ini merupakan langkah awal untuk menggali potensi kawasan tersebut dalam rangka pengembangan paket wisata dan penyelenggaraan event sport tourism yang akan dikemas dalam ajang “Bugih_Run” (Bujang jo Gadih Duta Wisata Run).

Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kabupaten Solok, Armen, AP, M.M., menyampaikan bahwa kegiatan ini menjadi bagian dari strategi besar pemerintah daerah dalam mempromosikan potensi wisata Kabupaten Solok melalui peran aktif para duta wisata.

“Survei ini merupakan upaya untuk mendorong Bujang Jo Gadih Duta Wisata agar lebih aktif mempromosikan Kabupaten Solok, tidak hanya sebagai penyambut tamu, tetapi juga sebagai tourism ambassador yang berkontribusi nyata dalam pengembangan pariwisata,” ujar Armen.

Sementara itu, dalam kegiatan ini, Hafidatul Hasanah (Hafid), Duta Wisata Kabupaten Solok 2024 sekaligus Ketua Bujang Jo Gadih, berperan penting. Hafid, yang berasal dari Nagari Paninggahan dan aktif sebagai pengurus Kelompok Sadar Wisata (Pokdarwis) Pesona Gamas Paninggahan, turut memberikan pandangan terkait pengembangan kawasan Puncak Gagoan.

BACA JUGA:  Kafilah STQH Aceh Tiba di Jambi, Zahrol Fajri: Siap Tampilkan yang Terbaik

“Kawasan ini memiliki banyak potensi yang bisa dikolaborasikan, seperti keberadaan Mato Aia Paninggahan dan situs budaya lainnya. Semua ini menarik untuk dikembangkan menjadi paket perjalanan wisata,” jelas Hafid.

Selanjutnya, survei ini juga melibatkan komunitas lari anak muda Bareh Run__dang, yang dikenal aktif dalam kegiatan sport tourism. Kolaborasi ini menjadi langkah awal untuk menjadikan Puncak Gagoan sebagai salah satu destinasi unggulan untuk aktivitas wisata berbasis olahraga, seperti trekking dan lari lintas alam.

Kepala Bidang Pemasaran, Fathnaini Aisyah, S.Pt., turut serta dalam survei ini. Ia menyampaikan apresiasi atas inisiatif kreatif para Duta Wisata yang terus menggagas ide-ide inovatif.

“Kami sangat mengapresiasi inisiatif dan kreativitas dari para Duta Wisata. Kegiatan ini telah mendapatkan izin dan dukungan dari Kepala Dinas agar ide-ide kreatif dapat terus dikembangkan untuk memajukan pariwisata Kabupaten Solok,” ujarnya.

Selain Puncak Gagoan, kegiatan tracking menjangkau lokasi-lokasi ikonik lainnya di Nagari Paninggahan, seperti makam Angku Junjung Sirih dan Masjid Aro Paninggahan. Lokasi-lokasi ini memiliki nilai sejarah dan budaya yang dapat melengkapi potensi wisata kawasan tersebut.

BACA JUGA:  Pasca Arahan Kapolri, Polda Aceh Ungkap 11 Kasus Perjudian

Hasil survei menunjukkan bahwa Puncak Gagoan memiliki potensi besar untuk dikembangkan sebagai destinasi wisata alam, budaya, dan olahraga. Meski demikian, kata Fathnaini Aisyah, Kepala Dinas Pariwisata menekankan pentingnya perencanaan dan kajian yang komprehensif agar pengembangan kawasan ini memberikan manfaat yang optimal.

“Kami ingin memastikan bahwa pengembangan kawasan ini tidak hanya berdampak positif dalam jangka pendek, tetapi juga memberikan manfaat berkelanjutan bagi masyarakat sekitar,” ujarnya.

Tak hanya itu,  Fathnaini Aisyah menyampaikan harapannya terhadap peran Duta Wisata dalam mendukung kemajuan pariwisata daerah.

“Semoga kegiatan ini menjadi awal yang baik bagi Duta Wisata Kabupaten Solok untuk terus berkontribusi dengan ide-ide kreatif lainnya. Kami menantikan peran mereka dalam memajukan pariwisata Kabupaten Solok,” tutupnya.

Dengan berbagai potensi yang telah diidentifikasi, diharapkan kawasan Puncak Gagoan dapat menjadi destinasi unggulan yang tidak hanya menarik wisatawan, tetapi juga memberikan dampak positif bagi pelestarian budaya dan peningkatan ekonomi masyarakat Nagari Paninggahan.

Penulis

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *