LHOKSEUMAWE – Tahun 2025 menjadi tonggak bersejarah bagi kampus yang dulunya bernama Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Lhokseumawe. Kini, dengan nama baru Universitas Islam Negeri atau disingkat dengan UIN Sultanah Nahrasiyah Lhokseumawe, lembaga ini menegaskan diri sebagai pusat pendidikan tinggi Islam yang tak hanya berakar kuat pada nilai-nilai keislaman, tetapi juga adaptif terhadap perkembangan global.
Perjalanan sepanjang Januari hingga September 2025 dipenuhi dengan momentum penting: perluasan kerja sama, reformasi kepemimpinan, transformasi kelembagaan, perayaan milad ke-56, hingga prestasi di ajang internasional. Semua itu dirangkum dalam semangat: Transformasi, Prestasi, Inspirasi.
Perluas Kolaborasi: MoU dengan Empat Lembaga
Awal Februari 2025, masih berstatus IAIN, kampus UIN Sultanah Nahrasiyah menandatangani Memorandum of Understanding (MoU) dengan empat lembaga strategis: RRI Lhokseumawe, Yayasan Advokasi Rakyat Aceh (YARA), Ikatan Advokat Indonesia (IKADIN), dan Yayasan Busatanus Sa’adah Al-Munawarah.Acara yang berlangsung di Operation Room Biro Rektorat itu dihadiri para pimpinan kampus, termasuk Dekan Fakultas Syariah dan Tarbiyah, serta tim humas.
Rektor UIN SUNA Lhokseumawe, Prof. Dr. Danial, M.Ag., menegaskan bahwa kerja sama ini merupakan bukti keseriusan kampus memperkuat jejaring. “Kami ingin mahasiswa tidak hanya cakap dalam teori, tetapi juga berinteraksi dengan dunia nyata. Kerja sama ini membuka ruang pembelajaran praktis dan memperkuat kontribusi kampus bagi masyarakat,” ujar Prof. Danial.
Reformasi Akademik: Pelantikan 15 Pejabat Baru
Langkah besar berikutnya adalah pelantikan 15 pejabat baru pada April 2025, termasuk tiga Wakil Rektor yang kini menjadi motor penggerak transformasi kampus antara lain:
- Dr. Iskandar, S.H.I., M.S.I. sebagai Wakil Rektor Bidang Akademik dan Kelembagaan
- Dr. Said Alwi, M.A. sebagai Wakil Rektor Bidang Administrasi Umum, Perencanaan, dan Keuangan.
- Dr. Darmadi, S.Sos.I., M.Si. sebagai Wakil Rektor Bidang Kemahasiswaan dan Kerja Sama
Pelantikan ini merupakan hasil penjaringan terbuka yang diikuti 20 pelamar dan menghasilkan komposisi kepemimpinan baru yang lebih segar.
Wakil Rektor I, Dr. Iskandar, menyampaikan fokusnya pada penguatan mutu akademik. “Transformasi ke UIN menuntut kualitas akademik yang lebih tinggi. Kami akan memastikan setiap prodi memiliki kurikulum relevan dengan kebutuhan zaman dan standar akreditasi nasional,” jelasnya.
Wakil Rektor II, Dr. Said Alwi, menekankan pentingnya tata kelola keuangan yang akuntabel. “Kami memastikan pengelolaan keuangan berjalan transparan dan efisien, sekaligus mendukung pembangunan sarana kampus yang modern,” ujarnya.
Sementara itu, Wakil Rektor III, Dr. Darmadi, menegaskan peran mahasiswa sebagai duta kampus. “Mahasiswa kita adalah aset utama. Kami akan mengembangkan potensi mereka, baik di tingkat lokal maupun internasional, agar siap bersaing secara global,” ucapnya.
Transformasi Jadi UIN Sultanah Nahrasiyah
Tonggak sejarah hadir pada Mei 2025 ketika IAIN resmi bertransformasi menjadi UIN Sultanah Nahrasiyah Lhokseumawe. Perubahan ini didasarkan pada Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 56 Tahun 2025 yang diserahkan langsung di Jakarta.
Prof. Danial menyambut amanah ini dengan penuh rasa syukur. “Transformasi menjadi UIN Sultanah Nahrasiyah adalah kado terindah di usia kampus ke-56. Ini bukan sekadar perubahan nama, tetapi komitmen untuk memperkuat tridharma perguruan tinggi dengan pendekatan integrasi keilmuan,” ungkapnya.
Momentum ini sekaligus menjadi simbol kesiapan kampus memasuki era baru, dengan penguatan program studi berbasis riset, teknologi, dan inovasi.
Milad Ke-56: Sidang Senat Perdana
Pada Juni 2025, UIN Sultanah Nahrasiyah menggelar Sidang Senat Terbuka Perdana untuk memperingati milad ke-56. Acara berlangsung di Auditorium kampus dengan nuansa khidmat.
Kilas balik perjalanan kampus ditayangkan dalam bentuk dokumenter, disusul peresmian logo baru, serta pemotongan tumpeng sebagai simbol rasa syukur. Perayaan ini turut dihadiri pejabat Pemerintah Aceh, Wali Kota Lhokseumawe, dan tokoh masyarakat.
Prestasi Internasional: Juara di IQRA–USK 2025
Pada September 2025, mahasiswa UIN SUNA kembali mengharumkan nama kampus dengan meraih enam gelar juara di ajang International Qur’an Recitation Award (IQRA) Universitas Syiah Kuala di Banda Aceh.
Prestasi tersebut mencakup cabang short movie, kaligrafi, hingga hifzil Qur’an. Kafilah UIN Sultanah Nahrasiyah berhasil menorehkan Juara Umum 4 dari 150 peserta berbagai negara.
Prof. Danial memberikan apresiasi tinggi.“Alhamdulillah, capaian ini menunjukkan komitmen UIN dalam membina mahasiswa unggul, baik di bidang akademik maupun Qur’ani. Mereka adalah wajah inspiratif kampus,” katanya.
Wakil Rektor III, Dr. Darmadi, menambahkan:“Kehadiran mahasiswa di ajang internasional tidak hanya mengharumkan nama kampus, tetapi juga memperkuat peran kita dalam dakwah Qur’ani di tingkat global,” ujarnya.
Akreditasi Program Studi: Bukti Kualitas
Hingga September 2025, UIN SUNA telah memiliki 27 program studi dengan capaian membanggakan:
- 4 Prodi berakreditasi Unggul
- 13 Prodi Baik Sekali
- 2 Prodi B
- 6 Prodi Baik
- 2 Prodi Terakreditasi Sementara
Detail Akreditasi Fakultas:
Fakultas Syariah (FASYA)
- Hukum Keluarga Islam (Unggul)
- Hukum Ekonomi Syariah (B)
- Hukum Tatanegara (Baik)
- Ilmu Falak (Baik)
Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan (FTIK)
- Pendidikan Agama Islam (Unggul)
- Tadris Bahasa Inggris (Unggul)
- Pendidikan Bahasa Arab (Baik Sekali)
- Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah (Baik Sekali)
- Pendidikan Islam Anak Usia Dini (Baik Sekali)
- Tadris Bahasa Indonesia (Baik Sekali)
- Tadris Matematika (Baik Sekali)
- Pendidikan Profesi Guru (Baik Sekali)
- Manajemen Pendidikan Islam (Baik Sekali)
- Bimbingan dan Konseling Pendidikan Islam (Baik)
Fakultas Ushuluddin, Adab, dan Dakwah (FUAD)
- Komunikasi dan Penyiaran Islam (Baik Sekali)
- Bimbingan dan Konseling Islam (B)
- Ilmu Al-Qur’an dan Tafsir (Baik)
- Ilmu Pustaka dan Informasi Islam (Terakreditasi Sementara)
Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam (FEBI)
- Akuntansi Syariah (Baik Sekali)
- Ekonomi Syariah (Baik Sekali)
- Perbankan Syariah (Baik Sekali)

Program Pascasarjana
- Magister Pendidikan Agama Islam (Unggul)
- Magister Hukum Keluarga Islam (Baik Sekali)
- Magister Manajemen Pendidikan Islam (Baik Sekali)
- Magister Komunikasi dan Penyiaran Islam (Baik)
- Magister Ekonomi Syariah (Baik)
- Program Doktor Studi Islam (Terakreditasi Sementara)
Rektor: Akreditasi adalah Cermin Mutu
Rektor UIN Sultanah Nahrasiyah Lhokseumawe, Prof. Dr. Danial, M.Ag., menegaskan bahwa akreditasi bukan sekadar formalitas administratif, melainkan standar yang mencerminkan kualitas penyelenggaraan pendidikan. “Target kami, seluruh program studi menuju akreditasi Unggul. Akreditasi bukan hanya pengakuan formal, melainkan cermin kesungguhan kampus dalam menjaga mutu pendidikan. Hal ini menjadi komitmen kami untuk terus meningkatkan layanan akademik, riset, dan pengabdian masyarakat,” ungkapnya.
Menurutnya, capaian akreditasi ini juga menjadi modal penting bagi lulusan UIN SUNA agar lebih mudah bersaing di dunia kerja, baik pada sektor publik maupun swasta, nasional maupun internasional.
Bukti Transformasi
Sejak resmi beralih status dari IAIN menjadi UIN melalui Perpres Nomor 56 Tahun 2025, kampus ini terus menorehkan catatan positif. Akreditasi prodi yang semakin meningkat menjadi bukti nyata dari transformasi, prestasi, sekaligus inspirasi.
Dengan semangat “Transformasi, Prestasi, Inspirasi”, UIN Sultanah Nahrasiyah Lhokseumawe bertekad tidak hanya menjadi pusat pendidikan Islam modern di Aceh, tetapi juga motor penggerak lahirnya generasi unggul, moderat, dan berdaya saing global.














