Iklan Diskopukm Aceh
Iklan Diskopukm Aceh

Sidak Humanis: Kadinkesda Brebes Menyamar Jadi Pasien untuk Cek Kualitas Layanan Puskesmas Kersana

IMG 20260520 183428
Kadinkesda Brebes, dr. Heru Padmonobo, M.Kes.,saat berbincang dengan pasien dalam rangka sidak di Puskesmas Kerasana.(Foto dok hariandaerah.com/Putra Zambase)

BREBES – Sebuah langkah tak biasa namun sangat bermakna dilakukan Kepala Dinas Kesehatan Daerah (Kadinkesda) Kabupaten Brebes, dr. Heru Padmonobo, M.Kes. Pada Rabu pagi, 20/05/2026, pukul 07.50 WIB, ia melakukan inspeksi mendadak (sidak) dengan cara menyamar sebagai pasien biasa di Puskesmas Kersana.

Tanpa mengenakan seragam dinas maupun atribut jabatan, dr. Heru berjalan kaki layaknya warga yang sedang membutuhkan pengobatan. Ia berbaur di antara antrean pengunjung dan mengamati langsung seluruh proses pelayanan yang berlangsung.

Kehadirannya sama sekali tidak diduga, sehingga seluruh pegawai puskesmas tidak menyadari bahwa orang yang tengah mengantre dan berbaur itu adalah pimpinan tertinggi Dinas Kesehatan Daerah Kabupaten Brebes.

Menurut dr. Heru, cara ini dipilih untuk mendapatkan gambaran yang nyata dan jujur mengenai kualitas layanan yang diterima masyarakat. Dengan menyamar, ia dapat merasakan langsung alur prosedur, kecepatan penanganan, serta sikap dan keramahan petugas dalam melayani warga.

BACA JUGA:  Meriahkan HUT RI Ke-79, Dusun ll Banjar Harum 1 Gelar Jalan Sehat dan Senam Bersama

Tidak hanya diam mengamati, dr. Heru juga berdialog akrab dan berinteraksi langsung dengan sejumlah pasien, baik yang sedang menunggu giliran maupun yang baru selesai berobat. Ia mendengarkan secara langsung keluhan, masukan, maupun kesan yang dirasakan masyarakat terhadap pelayanan di puskesmas tersebut.

Langkah yang disebut sebagai sidak humanis ini menjadi bukti nyata keseriusan Dinas Kesehatan Daerah dalam memastikan setiap unit pelayanan kesehatan tingkat pertama bekerja secara maksimal. Melalui pendekatan ini, dr. Heru ingin menegaskan bahwa standar pelayanan kesehatan haruslah ramah, cepat, tepat, serta berorientasi pada kepuasan dan kenyamanan masyarakat.

Ia menambahkan, metode ini menjadi sarana evaluasi paling efektif, di mana kelebihan yang ada dapat dipertahankan, sementara kekurangan yang mungkin luput dari laporan rutin dapat segera ditemukan dan diperbaiki di tempat.

BACA JUGA:  Program Ketahanan Pangan 2024 di Desa Siandong Diduga Bermasalah, Puluhan Kambing Hilang

“Cara ini kami pilih agar bisa melihat kenyataan sesungguhnya, apa yang dirasakan langsung oleh masyarakat saat berobat. Kami ingin memastikan bahwa pelayanan kesehatan di Brebes benar-benar hadir untuk meringankan beban warga, bukan menjadi beban baru. Pelayanan yang baik itu tidak hanya terlihat indah di atas kertas, tapi terasa nyata manfaatnya oleh setiap orang yang datang,” ungkap dr. Heru Padmonobo.

Tindakan sederhana namun penuh makna ini diharapkan menjadi teladan dan pemacu semangat bagi seluruh tenaga kesehatan di semua puskesmas dan fasilitas kesehatan se-Kabupaten Brebes. Komitmen peningkatan kualitas layanan tetap menjadi prioritas utama, demi mewujudkan pelayanan kesehatan publik yang prima, responsif, dan benar-benar berpihak pada masyarakat.

Penulis

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *