PRINGSEWU – Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Way Sekampung Kabupaten Pringsewu mengimbau seluruh pelanggan untuk waspada terhadap maraknya aksi pencurian Water Meter (WM) yang kini semakin sering terjadi di sejumlah wilayah, khususnya di Kecamatan Pringsewu dan Gadingrejo.
Direktur PDAM Way Sekampung Pringsewu, Muhammad Hatta, S.Kom., M.M., menyebut tren pencurian water meter meningkat dalam beberapa waktu terakhir. Para pelaku menyasar meteran air pelanggan yang umumnya terpasang di luar rumah dan minim pengamanan.
“Kami mendapat laporan pencurian water meter terjadi di berbagai titik, terutama di wilayah Pringsewu dan Gadingrejo. Ini sangat merugikan pelanggan dan juga berisiko menyebabkan kebocoran air yang besar,” ujar Hatta saat dikonfirmasi, Rabu (5/6/2025).
Menurutnya, water meter merupakan bagian dari instalasi milik pelanggan dan menjadi tanggung jawab penuh pelanggan setelah dipasang. Oleh karena itu, PDAM meminta masyarakat untuk memasang pengamanan tambahan, seperti kotak pelindung atau kunci pengaman.
“Water meter itu aset pelanggan. Kalau hilang atau rusak karena pencurian, pelanggan yang akan terdampak langsung, baik dari sisi biaya maupun gangguan layanan air. Kami imbau untuk lebih waspada, terutama yang letaknya di luar pagar atau tidak diawasi,” katanya.
Pelanggan yang mengalami kehilangan atau menemukan indikasi pencurian diminta segera melapor melalui saluran resmi yang disediakan oleh PDAM Pringsewu. Nomor pengaduan WhatsApp di 0899-0080-209 dan kantor unit pelayanan PDAM terdekat telah disiapkan untuk menerima laporan dan menindaklanjuti secara cepat.
“Segera hubungi nomor resmi kami atau datang langsung ke kantor unit. Semakin cepat kami menerima laporan, semakin cepat pula penanganan bisa dilakukan di lapangan,” pungkas Hatta. ( vit )








