Iklan Diskopukm Aceh
Iklan Diskopukm Aceh

Pendaftar SPMB SMA Unggulan Lampung Tembus 34 Ribu, Disdikbud Sebut Kepercayaan Publik Kian Tinggi

IMG 20260608 WA0030
Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Lampung, Thomas Amirico, saat memberikan keterangan terkait pelaksanaan SPMB SMA Unggulan Tahun Ajaran 2026/2027 di Bandar Lampung, Senin (8/6/2026). (Istimewa)

LAMPUNG – Antusiasme masyarakat untuk mendaftarkan anaknya ke SMA Negeri Unggulan di Provinsi Lampung pada Seleksi Penerimaan Murid Baru (SPMB) Tahun Ajaran 2026/2027 meningkat tajam.

Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Provinsi Lampung mencatat jumlah pendaftar tahun ini mencapai sekitar 34 ribu peserta didik. Angka tersebut melonjak signifikan dibandingkan tahun sebelumnya yang berada di kisaran 14 ribu pendaftar.

Kepala Disdikbud Provinsi Lampung, Thomas Amirico, mengatakan peningkatan jumlah pendaftar menjadi indikator meningkatnya kepercayaan masyarakat terhadap kualitas pendidikan di sekolah-sekolah unggulan Lampung.

“Alhamdulillah, tahun ini jumlah pendaftar SPMB SMA Unggulan Provinsi Lampung mencapai sekitar 34 ribu peserta. Angka ini meningkat sangat signifikan dibanding tahun sebelumnya yang berada di kisaran 14 ribu pendaftar. Ini menunjukkan kepercayaan masyarakat terhadap sekolah-sekolah unggulan di Lampung semakin tinggi,” ujar Thomas, Senin (8/6/2026).

Menurutnya, tingginya animo masyarakat menjadi dorongan bagi pemerintah untuk terus meningkatkan mutu pendidikan, mulai dari kualitas pembelajaran, sarana dan prasarana, hingga peningkatan kompetensi tenaga pendidik.

“Kami memandang tingginya minat masyarakat ini sebagai amanah yang harus dijawab dengan peningkatan kualitas pendidikan. Pemerintah Provinsi Lampung melalui Disdikbud akan terus melakukan berbagai pembenahan agar sekolah-sekolah unggulan benar-benar mampu melahirkan generasi yang berprestasi, berkarakter, dan siap bersaing di tingkat nasional maupun global,” katanya.

BACA JUGA:  Pekon Puramekar Peringati HUT ke-40

Thomas menjelaskan, pelaksanaan SPMB Tahun Ajaran 2026/2027 mengacu pada Keputusan Gubernur Lampung Nomor G/148/V.01/HK/2026 tentang petunjuk teknis penerimaan murid baru SMA dan SMK.

Ia menegaskan seluruh tahapan seleksi dilaksanakan dengan prinsip objektif, transparan, akuntabel, berkeadilan, dan tanpa diskriminasi. Selain itu, proses pendaftaran hingga daftar ulang tidak dipungut biaya karena telah dibiayai melalui dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS) dan Bantuan Operasional Penyelenggaraan Daerah (BOPD).

Dalam pelaksanaannya, SPMB dibagi ke dalam empat jalur penerimaan, yakni Jalur Domisili sebesar 30 persen, Jalur Afirmasi 30 persen, Jalur Prestasi 35 persen, dan Jalur Mutasi 5 persen.

Meski jumlah pendaftar meningkat drastis, Thomas mengingatkan masyarakat bahwa kuota penerimaan di sekolah unggulan tetap terbatas.

“Semua kami verifikasi. Supaya adil dan transparan tentu harus mengikuti aturan dan juknis yang berlaku. Tidak mungkin semua pendaftar diterima karena kuota sekolah sudah ditetapkan,” tegasnya.

Ia memastikan sistem seleksi dilakukan secara otomatis dan berbasis data sesuai ketentuan yang berlaku sehingga tidak ada ruang bagi intervensi maupun perlakuan khusus terhadap peserta tertentu.

“Kepercayaan masyarakat yang begitu besar ini harus kami jaga. Karena itu, seluruh proses SPMB dilaksanakan secara transparan, objektif, akuntabel, dan berkeadilan sehingga masyarakat mendapatkan layanan pendidikan terbaik,” lanjutnya.

BACA JUGA:  SPPG Ambarawa Barat Perkuat Pengelolaan Limbah Dapur MBG dengan Pemasangan Biotek

Disdikbud Lampung juga membuka ruang evaluasi terhadap pelaksanaan SPMB. Thomas menyampaikan permohonan maaf apabila masih terdapat masyarakat yang mengalami kendala selama proses pendaftaran berlangsung.

“Sekali lagi kami mohon maaf apabila masih ada masyarakat yang mengalami kesulitan dalam proses pendaftaran,” ucapnya.

Menurut Thomas, lonjakan jumlah pendaftar bukan sekadar angka, melainkan menjadi sinyal besarnya harapan masyarakat terhadap kemajuan pendidikan di Lampung.

“Ini bukan sekadar soal jumlah pendaftar yang meningkat, tetapi menjadi sinyal bahwa masyarakat memiliki harapan besar terhadap kemajuan pendidikan di Lampung. Harapan itu yang harus kami jawab dengan kerja nyata, inovasi, dan prestasi yang terukur,” pungkasnya.

Tingginya jumlah pendaftar yang mencapai 34 ribu peserta didik dinilai menjadi salah satu capaian positif dunia pendidikan Lampung sekaligus mencerminkan semakin kuatnya kepercayaan masyarakat terhadap upaya peningkatan mutu pendidikan yang terus dilakukan Pemerintah Provinsi Lampung. (Yudi/ vit)

Penulis

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *