KOTA LANGSA – Pemerintah Kota (Pemko) Langsa menyalurkan bantuan masa panik berupa Sembako kepada masyarakat yang terdampak banjir di tujuh Desa dalam tiga Kecamatan, Jum’at (05/09/2025).
Adapun tujuh desa di Kecamatan Langsa Lama yang dilanda banjir yaitu, Gampong Seulalah Baru dengan 115 rumah, Pondok Pabrik 34 rumah, Seulalah 35 rumah, Sidodadi 40 rumah dan Pondok Keumuning 115 rumah.
Sedangkan di Kecamatan Langsa Baro yang terdampak yaitu Gampong Gedubang Aceh sebanyak 6 rumah dan di Kecamatan Langsa Kota yaitu Gampong Jawa sebanyak 4 rumah.
Sesuai data Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Langsa, bencana banjir yang melanda wilayah Kota Langsa sejak Kamis (04/09/2025) malam telah mengakibatkan 760 jiwa terdampak.
Kepala Pelaksana (Kalak) BPBD Langsa, Nursal Saputra menyampaikan, banjir akibat luapan sungai krueng Langsa ini telah berdampak terhadap 399 Kepala Keluarga (KK) dengan total 760 jiwa.
“Dampak banjir dengan ketinggian air berkisar antara 20 sampai 70 cm telah menyebabkan kerugian materi, seperti kerusakan perabotan alat elektronik mencapai belasan juta,” ucap Kalak BPBD seperti dalam laporan Pusdalops.
Selanjutnya dikatakan bahwa beberapa warga yang terkena banjir dibeberapa titik sudah dievakuasi ke tempat yang lebih aman terutama untuk beberapa Gampong di Kecamatan Langsa Lama.
Pantauan BPBD terhadap kondisi banjir di Kota Langsa, debit air sungai krueng Langsa menurun sekitar 20 cm sampai siang.
“Petugas telah menyiapkan 1 unit rabber boat untuk meninjau perkembangan banjir dan telah melakukan evakuasi terhadap beberapa titik,” ungkap Nursal Saputra.
Sementara itu, Walikota Langsa Jeffry Sentana telah memerintahkan Sekretaris Daerah (Sekda) beserta tim untuk meninjau langsung lokasi terdampak banjir dan menyalurkan bantuan berupa sembako kepada masyarakat yang terdampak.
Gerak cepat Pemko Langsa ini dalam upaya melakukan penanganan darurat untuk memastikan keselamatan masyarakat yang terdampak banjir.
BPBD Kota Langsa bersama Dinas Sosial serta TNI, Polri, dan Satpol PP pun langsung memberikan bantuan evakuasi, penyediaan posko sementara dan menyalurkan kebutuhan logistik dasar seperti bahan-bahan makanan kepada warga.
Wali Kota Langsa juga menghimbau kepada masyarakat agar tetap waspada dan melakukan mitigasi bencana jika sewaktu-waktu terjadi luapan banjir agar terhindar dari resiko dampak bencana.
“Bagi masyarakat yang berada d sekitar bantaran sungai untuk siaga dan waspada,,jika terjadi luapan air sungai untuk segera mengungsi ke rumah kerabat, balai desa atau tempat yang aman, dan selalu beroordinasi dengan perangkat gampong dan BPBD Kota Langsa,” terang Jeffry Sentana.
Hadir meninjau dampak banjir, yaitu Sekda Kota Langsa Dra. Suhartini M.Pd, Kalak BPBD Nursal Saputra S.STP MAP, Kadis Sosial Armia SP, Kadis Kominfo Muzammil S.STP MSP, Plt. Kasatpol PP WH Reza Ardiansyah S.STP, Sekcam Mursalin S.STP dan unsur Kecamatan lainnya.














