Iklan Diskopukm Aceh
Iklan Diskopukm Aceh

9 Tips dan Langkah Menjalankan Pola Hidup Sehat

“Setelah kita memberikan tips-tips ini, kita berharap dapat diterapkan dalam kehidupan sehari-hari, agar kualitas hidup masyarakat dapat meningkat," harap dr. Sulasmi

Tips Pola Hidup Sehat dr. Sulasmi
Kepala Bidang Kesehatan Masyarakat Dinas Kesehatan Aceh, dr. Sulasmi, MHSM saat diwawancarai di ruang kerjanya di Kantor Dinkes Aceh Jl. Syekh Mudawali Banda Aceh, Kamis (20/10/2022). (Foto: Harian Daerah/Jawasir)

Banda Aceh – Manfaat Pola Hidup Sehat adalah untuk meningkatkan kesadaran masyarakat agar mau dan mampu menjalankan hidup bersih dan sehat. Hal tersebut menjadi penting untuk dilakukan agar masyarakat sadar dan dapat mencegah serta mengantisipasi atau menanggulangi masalah-masalah kesehatan yang mungkin muncul.

Melalui pola hidup sehat diharapkan masyarakat dapat mengenali dan mengatasi masalah sendiri dan dapat mengenali dan mengatasi masalah sendiri dan dapat menerapkan cara-cara hidup sehat dengan menjaga, memelihara dan meningkatkan kesehatannya.

Nah, untuk menciptakan pola hidup sehat tersebut, sangat penting untuk menerapkan tips dan langkah-langkah apa saja yang dapat dilakukan agar msyarakat mendapat edukasi, sehingga dapat menerapkannya sendiri, baik terhadap dirinya maupun keluarganya.

Untuk mengetahui tips-tips dan langkah-langkah apa saja yang dapat dilakukan tersebut, hariandaerah.com telah mewawancarai Kepala Bidang Kesehatan Masyarakat Dinas Kesehatan Aceh, dr. Sulasmi, MHSM di ruang kerjanya pada Kamis (20/10/2022) lalu.

Dijelaskan dr. Sulasmi, untuk menerapkan pola hidup sehat ada beberapa tips dan langkah yang dapat dilakukan oleh masyarakat khusunya di Aceh. Tips dan langkah-langkah pola hidup sehat yang disampaikannya, Kabid Kesmas Dinkes Aceh berharap dapat diterapkan dalam kehidupan sehari-hari.

“Setelah kita memberikan tips-tips ini, kita berharap dapat diterapkan dalam kehidupan sehari-hari, agar kualitas hidup masyarakat dapat meningkat,” harap dr. Sulasmi.

Adapun tips dan langkah-langkah yang dapat dilakukan dalam menjaga pola hidup sehat tersebut, jelas Sulasmi, antara lain sebagai berikut:

1. Menjaga Pola Makan Dan Memperhatikan Asupan Gizinya

Menjaga pola makan dan asupan gizi seimbang, menurut dr. Sulasmi merupakan faktor penting dalam menjalankan pola hidup sehat, karena apabila makan tidak teratur apalagi tidak cukup gizi, maka berbagai penyakit akan timbul.

“kita harus makan makanan yang sehat dan bergizi. Dengan mengonsumsi makanan yang bergizi seimbang akan mebuat tubuh kita menjadi sehat. Kemudian kita perlu untuk mengatur waktu makan kita,agar teratur. Jadi kita harus bikin jadwal untuk setiap waktu makan kita. Misalnya, untuk makan pagi kamu biasanya makan jam 7 pagi, maka seterusnya kamu harus sarapan pada jam 6 tepat, tidak boleh telat,” sebut Kabid Kesmas.

2. Rajin Melakukan Aktifitas Fisik

Aktifitas fisik dijelaskan dr. Sulasmi tidak harus olahraga, akan tetapi tubuh itu harus dibiasakan bergerak setiap hari, dengan berjalan, bergerak di rumah dengan naik turun tangga atau bekerja di rumah sampai keluar keringat.

“Kita bisa memilih aktivitas yang menyenangkan dan tentunya menyehatkan. Tidak harus yang bersifat berat, gerakan fisik ringan ringan seperti berjalan kaki, bersepeda, atau naik-turun tangga juga dapat dilakukan di sela kesibukan Anda kita,” ucap Sulasmi.

BACA JUGA:  Personel Polres Lhokseumawe Amankan Penyaluran Bantuan Pangan

Para ahli merekomendasikan setiap orang untuk berolahraga dengan durasi total minimal 150 menit setiap minggu untuk mengencangkan otot. “Oleh karena itu, luangkan waktu untuk berolahraga. Perhatikan kembali rutinitas Anda sehari-hari. Apakah aktivitas Anda hanya didominasi dengan duduk dan mengetik di komputer sepanjang hari? Bila iya, berarti Anda kurang bergerak aktif,” tambah Alumnus Melbourne ini.

3. Membersihkan Lingkungan Agar Tetap Sehat

Elemen penting dari hidup sehat juga berkaitan dengan meningkatkan kualitas lingkungan, salah satunya dengan lebih serius menjaga kebersihan lingkungan. Menjaga kebersihan lingkungan dalam skala kecil seperti tingkat rumah tangga dapat dilakukan dengan pengelolaan sampah.

“Langkah lain yang dapat dilakukan adalah menjaga kebersihan guna mengurangi resiko kesehatan seperti mencegah perkembangan vektor penyakit yang ada di lingkungan sekitar,” kata dr. Sulasmi.

Ia juga berharap kepada kepada masayarakat agar membuang kotoran pakai jamban karena aktivitas buang kotoran di luar jamban dapat meningkatkan resiko penularan berbagai jenis penyakit sekaligus menurunkan kualitas lingkungan.

“Saya masih menemukan ada beberapa masyarakat yang menggunakan toilet di alam terbuka, ada juga pakai toilet terbang. Saya tanya bukan karena tidak sanggup buat WC tapi menurut mereka buang hajat di alam terbuka itu memiliki sensasi tersendiri,” ungkap dr. Sulasmi lagi dengan tertawa.

4. Memeriksa Kesehatan Secara Dini dan Rutin

Salah satu bagian dari menjaga pola hidup sehat, lanjut dr. Sulasmi adalah dengan lebih baik dalam mengelola kesehatan. Diantaranya adalah dengan melakukan cek kesehatan secara rutin dan tidak hanya datang ke rumah sakit atau puskesmas ketika sakit saja, akan tetapi mengecek kesehatan secara berkala, agar mengetahui penyakit yang sedang diderita sejak dini.

Ada beragam informasi media cek kesehatan yang memberikan tips cek kesehatan secara berkala, apa saja sebenarnya jenis cek kesehatan berkala yang dapat anda lakukan untuk mengetahui kondisi kesehatan anda? Berikut, dijelaskan dr. Sulasmi beberapa contoh pengecekan yang bisa dilakukan diantaranya:
– Cek berat badan (BB) dan tinggi badan (TB) secara rutin,
– Cek lingkar perut secara berkala,
– Cek tekanan darah,
– Cek kadar gula darah berkala,
– Cek fungsi mata telinga,
– Cek kolesterol tetap,
– Cek arus puncak ekspirasi
– Cek dan deteksi dini kanker leher rahim,
– Cek sadari periksa payudara sendiri

5. Istirahat Yang Cukup (Tidak Begadang)

Tidur menjadi salah satu kegiatan sangat penting bagi kesehatan tubuh. Untuk itu, memahami pentingnya tidur sangat penting agar kesehatan fisik dan mental kita senantiasa selalu terjaga.

Dipaparkan dr. Sulasmi, tubuh punya standar proporsi waktu dalam beraktifitas sehari-hati, termasuk juga aktivitas tidur. Kebanyakan orang memilih tidur larut malam atau begadang sehingga meremehkan manfaat tidur teratur. Padahal jika sering kurang tidur di malam hari, bisa menjadi sulit untuk beraktivitas pada keesokan harinya.

BACA JUGA:  Saat Nyetir, Warga Bener Meriah Maninggal Di Ulee Kareng 

“Tubuh pun tidak dapat menjalankan berbagai fungsinya dengan baik sehingga berpotensi meningkatkan risiko berbagai macam penyakit,” sebut Sulasmi.

Beberapa manfaat tidur cukup bagi tubuh adalah, meningkatkan sistem kekebalan tubuh,  mengendalikan berat badan dan nafsu makan, memperkuat daya ingat, meningkatkan konsentrasi dan produktivitas, meningkatkan suasana hati (mood), menjaga kesehatan jantung, mengurangi stres, mengatur metabolisme dan kadar gula darah, memperpanjang usia, menyehatkan kulit dan meningkatkan gairah seksual.

Menurut National Sleep Foundation yang dikutip dari laman kemenkesri.go.id, jumlah waktu tidur sesuai kelompok usia adalah sebagai berikut:

– Bayi baru lahir (0-3 bulan): 14-17 jam setiap hari,
– Bayi (4-11 bulan): 12-15 jam setiap hari.
– Balita (1-2 tahun): 11-14 jam setiap hari.
– Prasekolah (3-5 tahun): 10-13 jam setiap hari.
– Usia sekolah (6-13 tahun): 9-11 jam setiap hari.
– Dewasa muda (18-25 tahun): 7-9 jam setiap hari.
– Dewasa (26-64 tahun): 7-9 jam setiap hari.
– Lansia (65 tahun ke atas): 7-8 jam setiap hari.

6. Mengurangi Konsumsi Gula

Asupan gula yang terlalu banyak dapat memicu penyakit diabetes. Nah, jika sudah terkena diabetes, Anda akan lebih rentan terkena berbagai penyakit kronis pada kemudian hari.

“Mulailah kurangi gula secara perlahan. Jika biasanya Anda minum kopi dengan dua sendok gula, kini cobalah hanya satu sendok. Setelah terbiasa, Anda bisa menghilangkan asupan gula sama sekali dalam cangkir kopi yang Anda minum,” tegas dr. Sulasmi

7. Banyak Meminum Air Putih

Minum air putih merupakan salah satu cara hidup sehat yang mudah, lanut dr. Lasmi, karena dengan meminum air putih, bisa mengeluarkan racun yang ada di dalam tubuh, yang dikeluarkan melalui air seni.

“Tubuh sangat membutuhkan unsur cairan karena banyaknya aktivitas setiap hari sehingga kamu sangat dianjurkan untuk minum minimal setidaknya 8 gelas per hari,” lebih jauh ungkap Kabid Kesmas.

8. Tidak Mengonsumsi Alkohol

Minuman beralkohol, sebut dr. Sulasmi, memiliki efek buruk yang serupa dengan merokok, baik itu efek buruk bagi kesehatan hingga efek sosial pada orang-orang di sekitarnya.

9. Tidak Merokok

Merokok merupakan kebiasaan yang banyak memberi dampak buruk bagi kesehatan. Berhenti merokok menjadi bagian penting dari gerakan hidup sehat dan akan berdampak tidak pada diri perokok, tetapi juga bagi orang-orang di sekitarnya.

Respon (1)

  1. Terimakasih untuk artikel pola hidup yang sehat, sangat penting dan bermanfaat, menerapkan gaya hidup yang sehat memiliki banyak manfaat. Berbagai penyakit terutama pada jantung dapat datang kapan saja. Jika memerlukan perawatan medis, andalkan pelayanan dari Dokter Jantung terbaik yang telah siap memberikan perawatan yang dibutuhkan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *