BREBES — Dalam rangka memperingati ke‑98 Hari Sumpah Pemuda, Kejaksaan Republik Indonesia bersama Asosiasi Satuan Perlindungan Masyarakat (ASLINMAS) Kabupaten Brebes mengadakan pembagian bibit cabai di Aula Pemerintahan Desa Grinting, Kecamatan Bulakamba, Rabu (28/10/2026). Kegiatan ini menjadi langkah nyata penguatan ketahanan pangan daerah dengan mengusung tema “Dari Tangan Pemuda dan Pemudi yang Tumbuh, Kita Bangun Kedaulatan Pangan untuk Negeri”, sekaligus mengajak masyarakat berperan aktif mewujudkan kemandirian pangan di lingkungan masing‑masing.
Hadir dalam kegiatan tersebut Wakil Kepala Kejaksaan Tinggi Jawa Tengah, Waito Wangoteleng, S.H., M.H., yang mewakili Kejaksaan Agung Republik Indonesia beserta jajaran. Turut hadir Kepala Kejaksaan Negeri Brebes, Muhammad Indra Muda Nasution, S.H., M.H., didampingi Kepala Seksi Intelijen Kejaksaan Negeri Brebes, Hendrik Murbawan, S.H., M.H., dan staf terkait. Juga hadir Sekretaris Daerah Kabupaten Brebes Dr. Tahroni, M.Pd., Sekretaris Jenderal ASLINMAS Adhitya Yusma Perdana, Kepala Desa Grinting, serta unsur Forum Koordinasi Pimpinan Kecamatan (Forkopimcam) Bulakamba.
Dalam rangkaian acara, disampaikan apresiasi secara simbolis kepada 100 anggota Satuan Perlindungan Masyarakat (Satlinmas) sebagai penghargaan atas pengabdian mereka menjaga keamanan, ketertiban umum, dan membantu warga di lingkungan masing‑masing.
Wakil Kepala Kejaksaan Tinggi Jawa Tengah Waito Wangoteleng menyampaikan bahwa pembagian bibit cabai ini merupakan bukti nyata sinergi antar‑lembaga untuk mendorong kemandirian pangan masyarakat. Menurutnya, keterlibatan warga menjadi kunci memperkuat ketahanan pangan, sehingga masyarakat bukan hanya penerima manfaat, melainkan pelaku langsung produksi pangan.
“Kita ingin masyarakat tidak hanya menjadi penonton, tetapi pelaku utama ketahanan pangan. Dari tangan pemuda dan pemudi yang tumbuh, kita bangun kedaulatan pangan untuk negeri,” ujarnya.
Sementara itu, Sekretaris Jenderal ASLINMAS Adhitya Yusma Perdana berharap bibit cabai yang dibagikan dapat membawa manfaat ekonomi bagi warga sekaligus membantu menstabilkan harga kebutuhan pokok. Ia menjelaskan bahwa bibit yang disalurkan adalah bibit berkualitas dan siap tanam, sehingga warga diharapkan dapat merawatnya dengan baik agar menghasilkan panen yang bermanfaat bagi keluarga dan lingkungan sekitar.
“Bibit yang dibagikan berkualitas dan siap tanam. Kami harap warga merawatnya dengan baik, sehingga panennya melimpah dan bermanfaat bagi keluarga maupun lingkungan sekitar,” ungkapnya.
Sekretaris Daerah Kabupaten Brebes Dr. Tahroni, M.Pd., dalam sambutannya mengajak warga merawat bibit cabai yang telah diterima agar tumbuh subur dan berbuah lebat. Ia menegaskan bahwa penguatan ketahanan pangan tidak hanya bergantung pada program pemerintah, melainkan juga partisipasi aktif masyarakat, misalnya dengan memanfaatkan lahan dan pekarangan rumah.
Penanaman cabai di pekarangan diharapkan dapat memenuhi kebutuhan rumah tangga, mengurangi ketergantungan terhadap pasokan pasar, dan membantu menghadapi fluktuasi harga komoditas pangan.
Antusiasme tampak dari puluhan perwakilan warga dan kelompok tani yang hadir menerima bibit cabai. Acara juga dirangkaikan dengan demonstrasi penanaman yang dipimpin langsung oleh para pimpinan instansi, sebagai teladan sekaligus edukasi bagi masyarakat.
Melalui kegiatan ini, semangat Hari Sumpah Pemuda dimaknai bukan hanya peringatan sejarah perjuangan bangsa, melainkan momentum memperkuat kolaborasi dan kepedulian sosial. Sinergi antara Kejaksaan, ASLINMAS, pemerintah daerah, dan masyarakat diharapkan dapat melahirkan gerakan ketahanan pangan berbasis keluarga dan lingkungan. Dengan memanfaatkan lahan yang tersedia dan mengoptimalkan peran generasi muda, upaya mewujudkan ketersediaan pangan yang mandiri, sehat, dan berkelanjutan dapat terus tumbuh di Kabupaten Brebes.














