BANDA ACEH – Dalam upaya meningkatkan pemahaman keislaman di kalangan guru SMP/SMA, Dinas Syariat Islam Aceh telah mengadakan pelatihan Training of Trainer (ToT) dengan modul Wawasan Keislaman. Pelatihan ini berlangsung selama tiga hari, dari (12-14/7/2023), yang akan berlangsung di Hotel Diana Banda Aceh.
Plh. Kepala Dinas Syariat Islam Aceh, Fikri Bin Sulaiman Ismail, dalam keterangannya menjelaskan bahwa tujuan utama dari pelatihan ini adalah untuk memperluas wawasan keislaman bagi para guru yang berpartisipasi dalam pelatihan ToT tersebut.
“Selain itu, kami juga berharap bahwa melalui pelatihan ini, para pelatih akan menjadi lebih kompeten dalam mentransfer pengetahuan dan pengalaman kepada rekan-rekan mereka di masa yang akan datang,” ujar Fikri, Rabu(12/7/2023).
Ia juga menekankan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari agenda rutin yang diatur dalam dokumen anggaran (DPA SKPA-Dinas Syariat Islam Aceh Tahun 2023). Acara ini dihadiri oleh 40 guru Sekolah Menengah Atas dan setara dari seluruh wilayah Aceh.
Beliau juga menambahkan bahwa pelaksanaan ToT ini mengacu pada Nota Kesepahaman Bersama (MoU) antara Dinas Syariat Islam Aceh, Dinas Pendidikan Aceh, dan Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Aceh dengan nomor 451/680/2015, nomor 420/A.2/680/2015, serta nomor KW.01.1/3/HK.02.1/2746/2015, tanggal 25 Mei 2015, tentang Implementasi Modul Pembinaan Syariat Islam bagi Siswa SLTP/SLTA di seluruh Aceh.
Ketua Panitia yang juga Kasi Penyuluhan Agama Islam, Suflinar Dewi, menjelaskan bahwa pelatihan ToT ini didukung oleh narasumber dan pemateri yang berasal dari berbagai unsur, termasuk Dinas Syariat Islam Aceh, tim penulis modul, praktisi pendidikan, dan Dinas Kesehatan Aceh.
Adapun materi yang disampaikan dalam kegiatan ToT Modul Wawasan Keislaman bagi Guru SLTA Tahun 2021 meliputi topik seperti Kebijakan Pengembangan Syariat Islam di Sekolah, Materi dan Simulasi Modul tentang Akhlak: Pencegahan Penyalahgunaan, Materi dan Simulasi Modul tentang Ibadah dan Mencintai Al Qur’an, Pencegahan Stunting melalui Pembelajaran di Sekolah, Menjaga Energi Positif di Tempat Kerja, Materi dan Simulasi Modul tentang Aqidah, serta Pemetaan Bakat Guru dan Siswa.
Dengan demikian, diharapkan pelatihan ini akan memberikan kontribusi positif dalam mengembangkan pemahaman keislaman di kalangan para guru.














