SIMEULUE – Komplek Unit Pelaksana Teknis Dinas (UPTD) Balai Latihan Kerja (BLK) dibawah Dinas Disnakertrans Kabupaten Simeulue yang berada di desa Lugu kecamatan Simeulue Timur merupakan balai pelatihan yang strategis dan telah banyak mencetak tenaga profesional namun kondisinya kini butuh perhatian. Kamis, 21 September 2023.
Balai yang setiap tahunnya menghasilkan lulusan profesional dan berkompeten yang siap terjun diberbagai sektor dunia usaha itu bila terus dibiarkan tanpa ada perawatan, lama kelamaan akan semakin parah dan kemungkinan bisa saja tidak dapat berfungsi sebagai mestinya.
Dihadapan Pj Bupati Simeulue yang di wakili Inpektur kabupaten Simeulue, Alwi, kadisnakertrans, Kasirman, kadis DPMD atau yang mewakili, dan seluruh undangan serta peserta pelatihan, Kepala UPTD – BLK Simeulue, Rasmin, mengeluhkan kondisi BLK Simeulue dan membutuhkan perhatian serius.
Dikhawatirkan nya bila kondisi bangunan dan fasilitas yang ada di BLK saat ini terus dibiarkan, selain akan membuat semakin parah, juga keadaan itu dapat mengancam bahaya peserta latih dan petugas/orang yang sedang beraktivitas di lingkungan BLK Simeulue.
Amatan media ini, Kondisi bangunan BLK Simeulue memang sudah sangat tua. Tampak struktur bangunan masih belum mengalami perubahan sejak dibangun. Jalan dalam komplek yang berbukit dan terdapat turunan terdapat jalan yang sangat licin terbuat dari tanah dan rumput yang belum teraspal.
Sementara fasilitas alat-alat praktek pelatihan sudah banyak yang tidak dapat berfungsi sebagaimana mestinya. Begitu juga dengan fasilitas penunjang lainnya masih jauh dari kata cukup. Sebut saja salah satunya ketersedian air bersih di komplek UPTD BLK Simeulue sangat minim bahkan hampir bisa dikatakan tidak tersedia dengan baik.
Alis Anizar, salah seorang peserta pelatihan di BLK Simeulue saat menyampaikan pesan dan kesan di acara penutupan pelatihan berbasis kompetensi tersebut berharap kepada pihak pemerintah dan pihak terkait untuk dapat lebih memperhatikan keadaan BLK Simeulue, terutama dalam waktu dekat mencari solusi agar ketersediaan air bersih tersedia.
“kami warga Simeulue yang pernah menempuh pelatihan di BLK ini berharap kepada Pemerintah agar memberikan perhatian serius, terutama mencari solusi ketersediaan air bersih. Juga perbaikan jalan dalam komplek, rehap gedung praktek dan alat-alat praktek masing-masing bidang”. Ucapnya.
UPTD BLK Simeulue yang memiliki luas sekitar 4.000 meter persegi Selama ini digunakan untuk berbagai pelatihan. Seperti Teknik komputer, menjahit, bordir, otomotif, perbengkelan, perkapalan, pengolahan ikan dan lain sebagainya.














