MADIUN – Seorang gadis pengendara sepeda motor tewas tertimpa pohon peneduh jalan di Kota Madiun, Jawa Timur yang tanpa disadari tiba-tiba ambruk dan menimpanya saat dia melintas.
Hal tersebut disampaikan seorang relawan, Wiwin kepada hariandaerah.com, Kamis (21/9/2023).
Lebih lanjut Wiwin mengatakan, peristiwa yang terjadi diluar dugaan itu mengakibatkan laju motor yang dikemudikan korban atas nama Siti Aisah (27) warga Desa Pulerejo, Kecamatan Pilangkenceng, Kabupaten Madiun terhalang frontal, tubuhnya terhempas di jalan beraspal ring road.
“Informasinya, korban hendak pulang ke rumahnya usai kerja di Kota Madiun. Korban meluncur dari arah Barat ke Timur. Tak tahu, tiba-tiba ada pohon ambruk. Korban tertimpa,” kata Wiwin.
Sementara itu, seorang pengguna jalan yang sempat menyaksikan kejadian itu, mengaku tidak tega melihat korban terkapar dalan kondisi mengenaskan tersebut.
“Bagaimana pun juga saya merasa kasihan. Gak tega. Bagaimana jika hal itu, misalnya, kalau menimpa keluarga kita,” tutur pria pengguna jalan.
Dari pantauan awak media hariandaerah.com di lokasi kejadian, musibah tersebut, terjadi saat korban seorang diri melintas di jalan lingkar tersebut, dengan mengendarai sepeda motor Vario Nopol AE 6811 CK. Ketika masuk pintu rung road, dekat Batalyon 501 TNI AD, perjalanan masih aman dan nyaman.
Sementara itu, Kanit Gakkum Satlantas Polres Madiun Kota, Ipda Aris Yunadi menjelaskan, saat motor yang dikemudikan korban masuk lokasi kejadian, tiba-tiba terjadi angin kencang. Cuaca buruk itu berdampak tumbangnya pohon peneduh jalan, hingga menimpa korban yang melintas di sampingnya.
Korban pun tewas seketika. Jasadnya tergeletak diantara daun dan ranting pohon yang berserakan menimpanya. Sedangkan sepeda motor korban mengalami kerusakan parah. Terutama di bagian depannya.
“Mbaknya ini melintas di ring road. Kemudian tertimpa pohon tumbang. Kami tiba di lokasi kejadian dalam keadaan korban sudah meninggal,” jelas Ipda Aris Yunadi.
Ditambahkan Aris Yunadi, ambruknya pohon yang menimpa korban itu, selain karena hempasan angin kencang, juga disebabkan karena batang pohon sudah lapuk.
Petugas kepolisian yang menangani kasus itu langsung mengevakuasi jasad korban, dilarikan ke RSUP dr. Soedono, Kota Madiun. Kendaraan milik korban juga diamankan di Mapolres Madiun Kota.
Sementara petugas terkait lainnya langsung membersihkan puing berserakan bekas pohon tumbang, untuk memperlancar arus lalu lintas di lokasi kejadian, setelah sempat tersendat beberapa saat.














