Iklan Diskopukm Aceh
Iklan Diskopukm Aceh

Dibalik Tuntutan Pencopotan Region Head dan SEVP Operation PTPN IV Regional VI, Ada Cerita Menarik

IMG 20250614 171238
Sekretatiat (Kantor) PTPN IV Regional VI. (Foto:hariandaerah.com/dok).

KOTA LANGSA – Ada cerita yang menarik dibalik tuntutan pencopotan Region Head (RH) dan Senior Executive Vice President Operation (SEVPOP) PTPN IV Regional VI Aceh oleh Serikat Pekerja Perkebunan Nusantara (SPBUN) setempat.

Bahkan tuntutan SPBUN ditindaklanjuti oleh Gubernur Aceh, Muzakir Manaf dengan mengeluarkan Surat Rekomendasi nomor: 500.15.13.1/6892 tanggal 10 Juni 2025.

Begitu juga dengan DPRA, mengeluarkan Surat Rekomendasi nomor: 500.15.13.1/0988 tanggal 11 Juni 2025 yang ditandatangani oleh Ketua DPRA, Zulfadhli.

Surat Rekomendasi dari Pimpinan Eksekutif dan Legislatif di Aceh yang sifatnya “Segera’” dan “Penting” itu ditujukan langsung kepada Direktur Utama Head Office Palm Co di Jakarta.

Seperti yang diungkapkan oleh salah seorang karyawan di Perusahaan plat Merah yang berkedudukan di Kota Langsa ini. Ia menyampaikan, bahwa yang dilakukan oleh Ketua dan Pengurus SPBUN PTPN IV Regional VI Aceh itu sudah benar dan tepat, kita sangat mendukung tuntutan tersebut.

BACA JUGA:  Pencopotan Pejabat PTPN IV Regional 6, FPRM: Dirut Palm Co Harus Respon Rekomendasi Gubernur Aceh dan DPRA

“Semoga tuntutan SPBUN dan juga dengan adanya Rekomendasi dari Gubernur Aceh dan DPRA kepada Direktur Utama Head Office Palm Co di Jakarta dapat segera terwujud,” ucapnya kepada hariandaerah.com, Sabtu (14/06/2025).

Karyawan ini menjelaskan, bahwa sudah banyak karyawan yang mengeluh. Sekarang ini banyak pejabat PTPN di Langsa masuk dari PTPN lain, sedangkan di Internal sendiri banyak yang berkualitas, tetapi kenapa harus dari luar.

“Seperti saat ada promosi karyawan Pelaksana menjadi karyawan Pimpinan, yang dibutuhkan 10 orang, sudah Fix Lulus, namun diubah jadi 2 orang saja, inikan sudah tidak benar, jahat. Kami di Internal tidak bisa berkarir di lingkungan Perusahaan,” terang karyawan yang tidak mau disebutkan nama ini.

“Jadi memang harus diganti RH dan SEVPOP, jangan sampai menjajah. Seperti juga penerimaan PKWT, jelas-jelas banyak yang di luluskan anak-anak Pejabat, sedangkan yang tidak ada backing, tidak lewat. Itu saja sudah banyak salah mereka,” katanya lagi.

BACA JUGA:  Rutan Kabanjahe Bersama Damkar Gelar Simulasi Penyelamatan Darurat Kebakaran 

Ia juga turut menceritakan, bahwa pernah beberapa waktu lalu ada diajak bertemu dengan oknum-oknum luar Perusahaan yang diduga orangnya Region Head, namun dengan tegas dirinya menolak.

Tidak lupa disampaikan, bahwa Ketua SPBUN PTPN IV Regional VI, Rusli Ahmad adalah salah satu Karyawan Pimpinan yang baik dan akan masuki masa pensiun, kira-kira tahun depan.

“Ketua SPBUN kami orang yang baik, beliau memperjuangkan untuk internal, bukan untuk kepentingan pribadi. Dia gak ada kepentingan, kalau tidak salah tahun depan sudah pensiun,” ungkap karyawan mengakhiri.

Penulis

Respon (2)

  1. Apa lg mitra PTPN IV REGION VI ( PT. JAYA WIRA MANGGALA) ini sdh sangat se’mena² terhadap anggota satpam@…
    kerja 12 jam tanpa libur dan lembur
    Memecat sesuka hati@ agar bsa msukan anak baru lg, agar dpt uang masuk / orang ± 10 juta.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *