ACEH TAMIANG – Dosen Universitas Samudra (Unsam) yang tergabung dalam Tim Pengabdian kepada Masyarakat (PKM) mengenalkan Strategi Promosi Digital Berbasis E-Katalog Bilingual di Sekretariat UMKM Karya Muda Mandiri Sejahtera (K2MS) pada Jum’at, 11 Juli 2025.
Adapun kegiatan dengan Ketua Tim Makhroji S.Pd M.Pd ini bertajuk “Pelatihan Pembuatan E-Katalog Produk Bilingual (Inggris-Indonesia) untuk Meningkatkan Strategi Promosi dan Daya Saing Pelaku UMKM di Aceh Tamiang”.
Kegiatan dalam rangka pelaksanaan Tri Dharma Perguruan Tinggi ini mendapat sambutan hangat dari Ketua UMKM K2MS, Efikajana dengan diikuti oleh sejumlah pelaku UMKM dari berbagai bidang usaha di Aceh Tamiang.
Terlihat seluruh peserta mengikuti rangkaian acara secara penuh, mulai dari pembukaan hingga penutupan acara.
Pelatihan berlangsung interaktif dengan penyampaian materi mengenai pentingnya E-Katalog bilingual sebagai strategi promosi yang efektif, dilanjutkan dengan sesi diskusi dan tanya jawab yang aktif dan penuh antusiasme.
Penyampaian materi inti mengenai pembuatan E-Katalog bilingual menggunakan aplikasi Canva disampaikan oleh Dr. Siska Eka Syafitri M.Hum.
Sedangkan motivasi untuk meningkatkan semangat dan daya saing pelaku UMKM disampaikan oleh Baihaqi S.S M.A.
Tim PKM tidak lupa menyajikan sesi ice breaker yang menyegarkan suasana pelatihan. Ini disampaikan oleh Purwati, S.Pd M.Hum.
Terakhir, Dr. Maria Ulfa, M.Hum memberikan wawasan praktis untuk memperluas jangkauan promosi UMKM secara digital sebagai pemahaman teknis peserta mengenai strategi pemasaran produk.
Ketua tim sekaligus Dekan Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Samudra, Makhroji S.Pd M.Pd dalam sambutannya menegaskan bahwa kegiatan ini merupakan bentuk komitmen kampus dalam mendorong kemajuan UMKM lokal di Aceh.
“Kami berharap pelatihan ini dapat membawa dampak positif agar UMKM semakin maju, berdaya saing, serta berkembang sesuai tuntutan era digitalisasi saat ini,” kata Makhroji.
Sementara itu, Ketua UMKM K2MS, Efikajana mengatakan jika pihaknya sangat menyambut baik kegiatan ini dan berharap kerja sama dapat terus terjalin.
“Kegiatan ini sangat positif. Kami berharap promosi produk UMKM bisa tersebar lebih luas melalui pelatihan ini,” ungkap Efikajana.
Sebagai tindak lanjut, kedua pihak berharap agar program ini dapat terus dikembangkan secara berkelanjutan, melibatkan lebih banyak pelaku UMKM, serta memberikan ruang kolaborasi yang lebih luas antara perguruan tinggi dan masyarakat demi terwujudnya kemandirian ekonomi berbasis digital.














