Iklan Diskopukm Aceh
Iklan Diskopukm Aceh

Program JKN: Perlindungan Kesehatan Sejak Dulu, Kini dan Nanti

IMG 20250913 233634
Mahasiswa IAIN Langsa, Dian Fahreza salah satu peserta program JKN dari BPJS Kesehatan. (Foto:hariandaerah.com/Sukma).

KOTA LANGSA – Dengan prinsip gotong royong yang kuat, setiap peserta dalam Program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) dari BPJS Kesehatan diharapkan dapat saling membantu satu sama lain dalam menciptakan masyarakat yang lebih sehat dan sejahtera. Program ni bertujuan membuat seluruh masyarakat dapat merasakan manfaatnya.

Program JKN telah membantu peserta untuk mendapatkan jaminan kesehatan yang baik dan menyeluruh. Seperti halnya yang dirasakan oleh Dian Fahreza (23) seorang mahasiswa di Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Langsa.

Mahasiswa yang akrab disapa Reza, menceritakan pengalaman yang sangat membekas saat dirinya menjalani pengobatan untuk penyakit demam berdarah yang saat itu dideritanya sehingga harus menjalani perawatan di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Kota Langsa beberapa tahun yang lalu.

“Saat itu saya merasa badan sangat lemas, disertai mual, pusing, dan hilang selera makan. Kondisi saya yang terus menurun membuat orang tua khawatir, sehingga mereka memutuskan membawa saya ke rumah sakit. Setelah dilakukan beberapa pemeriksaan, dokter menyampaikan bahwa trombosit saya rendah dan menyarankan agar saya menjalani rawat inap sampai kondisi benar-benar pulih,” ucap Reza akhir Agustus lalu.

Selama mendapatkan perawatan di rumah sakit, dirinya menceritakan bahwa pelayanan yang diterimanya sudah sangat baik. Sejak awal ia di rumah sakit sampai dengan menjalani perawatan di ruang rawat inap, Reza tidak mengalami kendala sedikitpun selama menjalani perawatan dan dirinya merasa sangat puas dengan pelayanan yang diterimanya.

BACA JUGA:  Balapan Boat di Langsa Usai, Para Juara dan Pendukung Sorak Gembira

“Alhamdulillah selama menjalani perawatan saya tidak mendapatkan pelayanan yang kurang mengesankan, semua pelayanan dari awal saya masuk sampai setelah pengobatan juga sangat baik, mulai dari petugas kesehatan, ruang perawatan hingga proses administrasi yang cepat,” terang Reza.

Ia menjelaskan, walaupun saat itu bukan dirinya yang mengurus proses administrasi namun ia tetap merasakan prosesnya sangat cepat. Reza pun tidak perlu menunggu lama untuk mendapatkan pelayanan oleh petugas di Instalasi Gawat Darurat (IGD).

Reza mengaku, selama menjalani perawatan di rumah sakit, seluruh pembiayaan ditanggung melalui Program JKN. Ia sangat bersyukur atas kehadiran Program JKN karena tidak perlu memikirkan beban biaya saat fokus menjalani proses penyembuhan. Menurutnya, bahwa menjadi peserta JKN adalah langkah penting untuk memastikan akses layanan kesehatan yang terjangkau dan berkesinambungan.

“Saya sangat bersyukur menjadii peserta JKN, karena semua pelayanan yang saya terima ditanggung sepenuhnya. Kalau memang harus bayar sendiri, saya yakin biaya yang saya keluarkan tidak sedikit. Selain saat saya menjalani rawat inap, saya juga pernah mengakses pelayanan kesehatan menggunakan BPJS Kesehatan dan sejauh ini tidak pernah mengeluarkan uang sepersepun,” beber Reza.

BACA JUGA:  Kunjungi Kota Langsa, Tiga Menteri dan Wamen Serahkan Bantuan Terdampak Banjir

Dengan adanya program JKN, Reza bisa fokus menjalani aktivitas tanpa harus memikirkan masalah biayanya (finansial).

Reza tidak lupa mengucapkan rasa terima kasih kepada BPJS Kesehatan yang telah hadirkan Program JKN ditengah masyarakat. Ia mengajak seluruh masyarakat untuk segera mendaftar menjadi peserta JKN agar mereka dapat merasakan manfaat yang sama.

“Terima kasih kepada BPJS Kesehatan karena terus hadir dalam memberikan pelayanan yang terbaik dan membuat peserta JKN puas akan layanannya,” katanya lagi.

Hadirnya BPJS Kesehatan sangat memberikan dampak yang baik dan sangat bermanfaat. Kedepa, program JKN diharapkan dapat terus berjalan lancar dan semakin baik agar dapat menjangkau lebih banyak masyarakat.

“Bagi yang belum menjadi peserta, sebaiknya segera mendaftar, karena kita tidak pernah tahu kapan akan membutuhkan layanan kesehatan,” pungkas Dian Fahreza dengan penuh semangat.

Penulis

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *