Iklan Diskopukm Aceh
Iklan Diskopukm Aceh
Daerah  

TPA Jatiwaringin: Mimpi Energi dari Sampah Tangerang Raya Segera Terwujud!

68fb3e74efe0b

TANGERANG,  Debu beterbangan dan aroma tak sedap menusuk hidung, pemandangan yang akrab di TPA Jatiwaringin. Namun, di balik tumpukan sampah itu, tersimpan secercah harapan: mimpi tentang energi bersih yang akan menerangi Tangerang Raya. Mimpi itu terasa kian nyata saat Menteri Lingkungan Hidup (LH) Dr. Hanif Faisol Nurofiq hadir, didampingi langsung oleh Bupati Tangerang Moch. Maesyal Rasyid, Jumat (24/10/25).

Bupati Tangerang Moch. Maesyal Rasyid tak bisa menyembunyikan rasa terima kasihnya atas perhatian besar yang diberikan Menteri LH. Kunjungan ini bukan sekadar formalitas, tapi bukti nyata komitmen pemerintah pusat dalam mendukung pengelolaan sampah di Kabupaten Tangerang.

“Atas nama Pemerintah Kabupaten Tangerang dan masyarakat, saya mengucapkan terima kasih kepada Pak Menteri yang sudah dua kali datang langsung ke TPA Jatiwaringin. Bahkan, tim dari Kementerian hampir setiap minggu hadir untuk memberikan pendampingan. Ini menunjukkan perhatian besar beliau terhadap upaya pengelolaan sampah di daerah kami,” ujar Bupati Maesyal Rasyid

Langkah konkret pun disiapkan. Sesuai Perpres 109 Tahun 2025, ada lima komponen utama yang harus disiapkan, mulai dari lahan hingga pengelolaan volume sampah. Semuanya dikebut agar proyek Waste to Energy bisa segera dimulai.

“Kelima komponen ini akan kami siapkan tuntas hingga Desember. Berdasarkan hasil rapat bersama Pak Menteri dan PT Danantara, pembangunan Waste to energy dijadwalkan mulai Januari 2026 dan ditargetkan rampung dalam 18 hingga 24 bulan,” jelasnya

BACA JUGA:  Alasan Rinci Saiful Anwar Hentikan Operasi AMP PT. ALS di Desa Serafon

Sambil menunggu proyek besar ini rampung, Pemkab Tangerang tak tinggal diam. Inovasi terus digenjot, TPS 3R diperbanyak, dan lahan baru disiapkan untuk pengelolaan sampah sementara.

“Sesuai arahan Pak Menteri, kita pemerintah daerah harus tetap berinovasi sambil menunggu pembangunan berlangsung dua tahun ke depan. Untuk itu, kami akan menambah TPS 3R dan menyiapkan lahan baru agar penanganan sampah tetap optimal,” imbuhnya.

Menteri LH Dr. Hanif Faisol Nurofiq pun tak kalah antusias. Ia melihat langsung perubahan signifikan di TPA Jatiwaringin, terutama penerapan sistem keping membran yang mampu menutupi timbunan sampah.

“Hari ini saya melihat langsung perubahan signifikan di TPA Jatiwaringin. Salah satunya dengan penerapan keping membran untuk menutup timbunan sampah. Ini menjadi pembelajaran penting di tengah isu mikroplastik yang mulai mengkhawatirkan,” ujar Menteri Hanif.

Kebijakan keping membran ini akan menjadi pedoman nasional, sembari menunggu Waste to Energy beroperasi penuh. Sebuah langkah kecil, namun berdampak besar dalam mencegah kerusakan lingkungan akibat mikroplastik.

BACA JUGA:  Ramadan 1447 H, PIK2 Gelar Santunan Anak Yatim di GSG Sukadiri

“Kerusakan lingkungan akibat mikroplastik harus kita cegah sejak dini. Karena itu, saya instruksikan agar semua TPA sementara menutup timbunan sampahnya dengan sistem seperti di Jatiwaringin ini,” tegasnya.

Lebih dari itu, TPA Jatiwaringin diproyeksikan menjadi pusat pengolahan sampah terpadu untuk seluruh aglomerasi Tangerang Raya. Mimpi besar ini mendapat dukungan penuh dari Presiden Prabowo Subianto.

“Presiden Prabowo Subianto telah memerintahkan agar seluruh perizinan dan persiapan diselesaikan paling lambat Desember 2025, sehingga groundbreaking dapat dilakukan awal Januari 2026. Kabupaten Tangerang diminta menyiapkan lahan, air, dan akses jalan agar proyek ini berjalan lancar,” jelasnya.

Jika semua berjalan sesuai rencana, akhir tahun 2027, TPA Jatiwaringin bukan lagi sekadar tempat pembuangan sampah, tapi sumber energi bersih yang menghidupi Tangerang Raya.

Setelah meninjau TPA Jatiwaringin, Menteri LHK dan Bupati Tangerang berkoordinasi dengan Wali Kota Tangerang dan Wakil Wali Kota Tangerang Selatan untuk membahas kolaborasi pengelolaan sampah. Selanjutnya, mereka menghadiri Rakornas PSEL di Jakarta, menandai komitmen bersama dalam mewujudkan energi dari sampah.

Penulis

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *