ACEH TAMIANG – Ketua DPD Asosiasi Pemerintah Desa Seluruh Indonesia (APDESI) Aceh, Wilda Mukhlis S.Hi mengharapkan agar sisa dana desa tahun anggaran 2025 dapat segera dicairkan tanpa syarat dalam upaya membantu perekonomian masyarakat, Sabtu (13/12/2025).
Hal ini berkaitan dengan kondisi daerah di Provinsi Aceh, Sumatera Utara (SUMUT) dan Sumatera Barat (SUMBAR) yang mana Pemerintahannya hampir lumpuh total pasca banjir bandang sejak 2 minggu lalu.
“Kita minta kepada Presiden Prabowo Subianto melalui Menteri terkait agar sisa dana desa tahun 2025 dicairkan segera tanpa syarat, dengan catatan adiministrasinya akan diselesaikan pada tahun 2026 oleh pihak Desa,” ucap Wilda Mukhlis kepada hariandaerah.com.
Lebih lanjut dijelaskan, selain membantu berjalannya roda pemerintahan desa, dalam dana desa juga terdapat dana BLT bagi masyarakat dan honor aparatur desa serta guru TPQ (ngaji) yang belum dibayarkan.
“Dampak jika dana desa tidak dicairkan segera, maka masyarakat selaku korban banjir, khususnya Aceh tidak akan dapat terbantu perekonomiannya dalam memenuhi kebutuhan hidup sehari-hari pasca banjir,” tegas Wilda.
Atas kedatangan Presiden Prabowo Subianto ke Aceh Tamiang serta daerah lainnya di Aceh, Wilda memberikan apresiasi dan ucapkan terima kasih karena akan ada harapan yang membawa keberkahan untuk pemulihan Aceh segera secara maksimal.
“Presiden dalam kedatangannya ke Aceh Tamiang kemarin, Jum’at (12/12) untuk memastikan bantuan dari Pemerintah Pusat sampai ke daerah dan tersalurkan ke masyarakat yang menjadi korban atau terdampak,” kata Wilda.
Kedatangan Presiden Prabowo yang didampingi Panglima TNI, Kapolri dan beberapa Menteri serta dihadiri Gubernur Aceh Muzakir Manaf (Mualem) dan Bupati Aceh Tamiang Armia Pahmi sudah memberikan dampak positif, selain tenda-tenda pengungsian dari BPBD sudah terbangun, begitu juga jaringan listrik serta internet mulai pulih di Aceh Tamiang.
Karena kondisi ril hari ini pasca banjir, banyak fasilitas-fasilitas pemeritahan dan tempat ibadah yang rusak parah. Begitu juga dengan rumah-rumah warga, baik yang rusak berat maupun yang hilang diterjang banjir bandang lebih 2 minggu lalu.
Untuk itu, Ketua APDESI Aceh meminta kepada Bapak Presiden melalui Menteri terkait untuk secepat mungkin nemulihkan dan membangun kembali semua daerah di Provinsi Aceh, begitu juga Sumut dan Sumbar.
“Agar pemerintahan daerah kembali normal dan kehidupan masyarakat kembali pulih seperti sedia kala,” ungkapnya.
Wilda juga tidak lupa mendo’akan agar Presiden Prabowo selalu diberikan kekuatan dan kesehatan oleh Allah SWT untuk dapat membuat Indonesia menjadi Negara yang makmur dan bermartabat.
“Kehadiran Presiden Prabowo menjadi berkah bagi masyarakat Aceh dan juga sebagai sosok pemimpin yang sangat didambakan oleh seluruh lapisan masyarakat di Indonesia,” tandas Wilda Mukhlis.














