ACEH TAMIANG – Tiga bulan pasca bencana hidrometeorologi di Aceh Tamiang, masih banyak ditemukan
mesin Anjungan Tunai Mandiri (ATM) Bank Syariah Indonesia (BSI) terpantau tidak berfungsi dan menimbulkan keluhan warga.
Kondisi ini terjadi di beberapa titik, mulai dari ATM BSI di depan Batalyon Infanteri (Yonif) 111/Karma Bhakti Tualang Cut Kecamatan Manyak Payed, ATM BSI di SPBU Alur Bemban hingga ATM BSI di RSUD Muda Sedia.
Salah seorang nasabah, Suprianto kepada Wartawan, Kamis (12/3/2026) mengatakan dirinya ingin melakukan penarikan uang di ATM BSI di depan Batalyon Infanteri (Yonif) 111/KB, tapi ATM BSI tersebut tidak berfungsi dan mati.
“Sangat prihatin, bencana hidrometeorologi telah berlalu tiga bulan, tapi manajemen BSI Aceh Tamiang terkesan tidak professional dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat. Faktanya masih banyak ditemukan ATM BSI yang mati dan tidak berfungsi di Aceh Tamiang,” ujar Suprianto, yang juga menjabat sebagai Ketua DPC Gerindra Kabupaten Aceh Tamiang.
Mantan ketua DPRK Aceh Tamiang ini menyesalkan sikap manajemen BSI Aceh Tamiang yang terkesan tidak seirama dengan langkah pemerintah dan masyarakat untuk bangkit lebih cepat pasca bencana hidrometeorologi ini.
“Persoalan masih banyak ditemukan ATM BSI yang mati dan tidak berfungsi harus disikapi segera. Pihak BSI Pusat dan BSI Aceh harus melakukan evaluasi menyeluruh terhadap manajemen BSI Aceh Tamiang, sehingga target pemerintah untuk bangkit lebih cepat pasca bencana dapat terwujud,” ungkap Suprianto.
Hal senada juga disampaikan oleh Saiful Alam. Persoalan masih banyak ditemukan ATM BSI yang mati dan tidak berfungsi itu menandakan ketidakprofesionalan manajemen BSI Aceh Tamiang dalam memberikan layanan kepada masyarakat khususnya nasabah BSI.
“Ketidak profesional manajemen ini banyak menimbulkan persoalan. Selain persoalan ATM dan pengusiran sejumlah wartawan di Acara Santunan BSI beberapa waktu lalu, masih banyak persoalan lain yang sangat meresahkan masyarakat. Dengan berbagai persoalan ini, pihak manajemen BSI Pusat harus melakukan evaluasi menyeluruh terhadap manajemen BSI Aceh Tamiang,” ungkap Wartawan Senior Aceh Tamiang ini.
Sementara itu, Branch Manager BSI KC Kualasimpang, M. Iqbal Pulungan yang dikonfirmasi wartawan, Kamis (12/3/2026) via WhatsApp terkait belum berfungsinya sejumlah ATM BSI di Aceh belum menjawab. Pertanyaan konfirmasi yang diajukan hanya dibaca tanpa di jawab. []










