Iklan Diskopukm Aceh
Iklan Diskopukm Aceh

Kinerja Bea Cukai Langsa di Forum Konsultasi Publik dan Komitmen Bersama Antikorupsi

IMG 20260630 162330
Kepala Bea Cukai Langsa, Dwi Harmawanto saat menyampaikan kinerja Bea Cukai Langsa tahun 2025 dan 2026 dalam Coffee Morning Kepabeanan dan Cukai. (Foto:hariandaerah.com/Sukma).

KOTA LANGSA – KPPBC Tipe Madya Pabean C atau Kantor Bea Cukai Langsa melaksanakan Forum Konsultasi Publik (FKP) dan Komitmen Bersama Antikorupsi di aula kantor setempat, Selasa (30/06/2026).

Kegiatan yang dikemas dalam “Coffee Morning Kepabeanan dan Cukai” tersebut dalam rangka monitoring dan evaluasi kinerja, sebagai upaya meningkatkan kualitas pelayanan publik serta penguatan komitmen integritas bersama dilingkungan Bea Cukai Langsa.

Coffee Morning dihadiri oleh Pimpinan Universitas Samudra, IAIN Langsa, KPP Pratama Langsa, KPPN Langsa dan BSI KC Langsa, serta KNPI Langsa, Ormas/LSM, perwakilan PT. Rokok Surya Grup, UMKM Food Myput, UMKM Terasi Awaina dan UMKM Bend Out (Nilam Aromatic Tamiang) dan beberapa awak media.

Kepala Bea Cukai Langsa, Dwi Harmawanto menyampaikan, bahwa KPPBC TMP C Langsa berkomitmen menjaga integritas dalam memberikan layanan prima dengan “SIAP” (sinergi, integritas, adaptif dan profesional) dalam rangka mempertahankan Zona Integritas Wilayah Birokrasi Bersih dan Melayani (ZI-WBBM).

Bea Cukai Langsa yang wilayah kerjanya meliputi 5 Kabupaten/Kota, yaitu Kota Langsa, Aceh Timur, Aceh Tamiang, Gayo Lues dan Aceh Tenggara mempunyai karakteristik layanan utama seperti pelayanan registrasi IMEI, pelayanan dan pengawasan dibidang cukai, pelayanan asistensi ekspor, pelayanan fasilitas KITE dan pelayanan konsultasi kepabeanan dengan stakeholder UMKM, eksportir, impor dan penerima fasilitas.

IMG 20260630 162115
Capture kinerja penerimaan Bea Cukai Langsa tahun 2025 dan 2026, Selasa (30/06/2026).

Lebih lanjut, Dwi menjelaskan capaian kinerja Bea Cukai Langsa untuk tahun 2025 dan 2026. Dimana dalam segi pelayanan, penerimaan bea dan cukai sampai dengan tanggal 29 Juni 2026, sudah mencapai target 136,18% dari total target tahun 2026 Rp.191.614.000,- atau sebesar Rp.260.931.000,-.

BACA JUGA:  Aceh Selatan Kembali Raih Juara Pertama Di Ajang Anugerah Parawisata Indonesia API

“Sedangkan tahun 2025, sampai akhir tahun target tercapai 503,27% dari total target penerimaan Rp.183.304.000,- atau sebesar Rp.922.513.000,-,” terang Dwi.

Untuk kinerja pengawasan, Bea Cukai Langsa tahun 2025 berhasil melakukan penindakan terhadap kepabeanan, cukai dan NPP berupa ribuan batang rokok ilegal, KBM roda 2, sparepart, teh hijau, kambing, burung, merkat dan tumbuhan, serta sabu, kokain, ganja dan MDMA.

Ada kerugian negara yang berhasil diselamatkan yaitu sebesar Rp.7.538.182.922 dari nilai barang Rp.17.733.363.530 serta jiwa terselamatkan sebanyak ± Rp.1.168.862.504 jiwa.

Sedangkan tahun 2026, sampai dengan akhir Juni, Bea Cukai Langsa berhasil melakukan penindakan terhadap 350 ribu lebih batang rokok ilegal, 18 Koli burung, 1 ekor anak orang utan, serta ular, kelelawar, simpai surili dan kerangka macan masing masing 1 koli.

Adapun kerugian negara di tahun 2026 yang berhasil diselamatkan sebesar Rp.367.993.914,- dari nilai barang Rp.559.005.800,- serta jiwa yang terselamatkan sebanyak ± Rp.800.000 jiwa.

Dalam bidang pengawasan, Bea Cukai Langsa juga mendapat kontribusi lainnya terhadap penerimaan, yaitu hasil lelang BMMN kendaraan bermotor (termasuk sparepart) tahun 2025 dan 2026 dengan Ultimum Remedium (UR) sebesar Rp.868.608.000,- serta kontribusi lainnya dari pemusnahan BMMN.

BACA JUGA:  Tanpa Biaya Tambahan, Fitria Puas Rasakan Manfaat JKN Saat Lahirkan Anak

Dwi tidak lupa memaparkan terkait aktualisasi Bea Cukai Langsa, seperti Community Engagement atau membangun hubungan yang kuat dengan masyarakat (stakeholder) untuk mendorong partisipasi aktif masyarakat dalam mendukung pelaksanaan program dan kebijakan organisasi, serta Bea Cukai Peduli sebagai komitmen organisasi untuk berkontribusi positif terhadap lingkungan dan masyarakat.

Kegiatan Coffee Morning Bea Cukai Langsa makin seru ketika para peserta sangat aktif memberikan masukan juga kritik membangun demi kinerja Bea Cukai, khususnya kalangan akademisi, pelaku UMKM dan insan pers.

Kepala Bea Cukai Langsa setelah memberikan keterangan atas masukan dan kritikan dari para peserta mengucapkan terima kasih, karena saran dan kritikan merupakan hal positif bagi keberhasilan tugas dan tanggung jawab Bea Cukai Langsa kedepannya.

“Terimakasih saya ucapkan kepada para peserta coffee morning, khususnya akademisi, pelaku UMKM dan awak media yang telah memberikan masukan positif bagi kami Bea Cukai,” ungkap Dwi Harmawanto disambut aplaus para peserta.

Penulis

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *