SIMEULUE – Camat Simeulue Barat, H. Ali Warsaleh, S.TP., M.Si., menghadiri pelantikan dan pengambilan sumpah jabatan sembilan perangkat Desa Babul Makmur yang dipimpin langsung oleh Kepala Desa Hasrul Amin di aula pertemuan desa setempat, Senin (30/6/2026). Dalam kesempatan tersebut, Camat menekankan pentingnya kedisiplinan dan komitmen pelayanan kepada masyarakat sebagai fondasi utama penyelenggaraan pemerintahan desa.
Sebanyak sembilan perangkat desa yang dilantik terdiri atas enam orang yang mengisi jabatan Kepala Seksi (Kasi) dan Kepala Urusan (Kaur), serta tiga orang lainnya dipercaya sebagai Kepala Dusun (Kadus). Prosesi pelantikan berlangsung khidmat dan disaksikan oleh unsur Forum Koordinasi Pimpinan Kecamatan, Bhabinkamtibmas mewakili Kapolsek, Ketua Badan Permusyawaratan Desa (BPD), serta tokoh masyarakat Desa Babul Makmur.
Dalam arahannya, Ali Warsaleh mengingatkan para perangkat desa yang baru dilantik agar menjalankan tugas pokok dan fungsi (tupoksi) dengan penuh tanggung jawab serta menjunjung tinggi disiplin kerja. Menurutnya, keberadaan perangkat desa harus mampu membantu kepala desa secara maksimal dalam memberikan pelayanan yang cepat, tepat, dan berkualitas kepada masyarakat.
“Kehadiran perangkat desa baru ini harus mampu membantu Kepala Desa secara maksimal dalam melayani masyarakat. Layani masyarakat dengan sebaik-baiknya, karena itu adalah kewajiban kita sebagai pelayan publik,” tegas Ali Warsaleh.
Selain menekankan profesionalisme, Camat juga mengajak seluruh perangkat desa untuk bekerja dengan niat yang tulus. Ia menilai setiap bentuk pengabdian kepada masyarakat tidak hanya bernilai sebagai tugas pemerintahan, tetapi juga menjadi amal ibadah apabila dilaksanakan dengan penuh keikhlasan dan tanggung jawab.
Ali Warsaleh turut mengingatkan pentingnya tata kelola pemerintahan desa yang transparan dan akuntabel, khususnya dalam pengelolaan keuangan desa. Ia menegaskan bahwa setiap kebijakan harus berpedoman pada regulasi yang berlaku dengan mengedepankan prinsip keterbukaan kepada masyarakat, mendengarkan aspirasi warga, mengutamakan musyawarah dalam pengambilan keputusan, serta dapat dipertanggungjawabkan secara hukum maupun moral.
Menutup arahannya, Ali Warsaleh mengajak seluruh perangkat desa, tokoh agama, tokoh masyarakat, dan seluruh elemen Desa Babul Makmur untuk bersinergi menyukseskan program prioritas Pemerintah Kabupaten Simeulue, di antaranya Program Khumaha Heba, Gerakan Simeulue Mengaji, serta Gerakan Memakmurkan Masjid melalui salat berjamaah. Menurutnya, kolaborasi seluruh pihak menjadi kunci dalam mewujudkan Simeulue Barat yang lebih maju, religius, dan bermartabat. (*)














