BREBES — Suasana duka cita mendalam menyelimuti warga Pamulihan, Kecamatan Larangan, Kabupaten Brebes, menyusul berpulangnya Edi Setiawan, pelajar MTs Al Hikmah 3 Larangan. Remaja tersebut terjatuh saat mengikuti pertandingan bola voli di wilayah setempat pada Minggu (1/11/2026), sebelum kemudian dinyatakan tidak tertolong meski sudah mendapat pertolongan dan dilarikan ke fasilitas kesehatan terdekat. Innalillahi wa inna ilaihi raji’un.
Peristiwa berawal sekitar pukul 14.00 WIB ketika pertandingan bola voli sedang berlangsung. Tanpa peringatan yang jelas, Edi tiba‑tiba terjatuh dan kehilangan kesadaran. Rekan‑rekan serta warga yang hadir segera memberikan pertolongan pertama sebelum ia dilarikan ke fasilitas kesehatan terdekat. Namun nyawa almarhum tidak tertolong.
Berita kepergian Edi pun menyebar cepat dan memicu kesedihan mendalam di kalangan warga Pamulihan hingga lingkungan sekolah. Almarhum dikenal sebagai remaja yang rajin, sopan, serta disayangi oleh teman‑teman dan guru‑guru di MTs Al Hikmah 3 Larangan.
Kepala MTs Al Hikmah 3 Larangan menyampaikan duka cita yang mendalam atas berpulangnya putra didik tersebut. “Kami kehilangan siswa yang baik. Semoga keluarga yang ditinggalkan diberi ketabahan dan kekuatan,” ujarnya singkat dengan nada bergetar.
Di tengah kesedihan yang mendalam, peristiwa ini menyisakan pelajaran berharga bagi masyarakat. Olahraga memang menyehatkan dan membangun semangat kebersamaan, namun aspek keselamatan tidak boleh diabaikan.
Beberapa hal penting yang perlu diperhatikan dalam setiap kegiatan olahraga:
• Memastikan kondisi fisik peserta benar‑benar sehat sebelum bertanding
• Menyediakan petugas medis dan perlengkapan pertolongan pertama di lokasi kegiatan
• Mengatur intensitas pertandingan sesuai usia dan kemampuan fisik peserta
• Melakukan pemanasan dan pendinginan dengan benar
Semoga almarhum Edi Setiawan ditempatkan di sisi Allah SWT, diampuni segala dosanya, serta diterima seluruh amal ibadahnya. Semoga keluarga yang ditinggalkan senantiasa diberi kesabaran dan ketabahan menghadapi musibah ini.
Hingga berita ini di terbitkan awak media belum memperoleh keterangan yang menyimpulkan penyebab pasti kematian. Apabila terdapat konfirmasi resmi dari rumah sakit, keluarga, maupun pihak penyelenggara pertandingan, naskah dapat diperbarui kembali.














