BREBES — Nama pejabat Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga Kabupaten Brebes kini disalahgunakan oleh pihak tidak bertanggung jawab untuk menipu ASN, tenaga pendidik, tenaga kependidikan, hingga masyarakat luas. Dua nomor telepon dicurigai menjadi jalur operasi penipuan, yakni +62 832‑4393‑5006 dan +62 853‑1471‑1263.
Hal tersebut diungkapkan oleh Kepala Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga Kabupaten Brebes, Sutaryono, SH, M. Si melalui Kepala Bidang Pendidikan Dasar (Kabid Dikdas) Dinas Pendidikan, Pemuda, dan Olahraga (Dindikpora) Kabupaten Brebes Aditya Perdana, S.E., M.Si., saat ditemui awak media pada, Jumat 30/10/2026. Ia menjelaskan bahwa pelaku mulai beraksi dengan menelepon atau mengirim pesan sambil mengatasnamakan pejabat serta mengaku membawa arahan pimpinan.
“Pelaku mengajak berkoordinasi dan memberikan janji‑janji untuk menarik kepercayaan. Setelah korban terperdaya, mereka baru meminta hal‑hal yang berpotensi merugikan, baik berupa transfer uang, nomor rekening, data pribadi, maupun informasi sensitif lainnya,” ujar Aditya Perdana.
Ia menegaskan bahwa Dindikpora maupun pejabat instansi tidak akan meminta uang, nomor rekening, KTP, maupun data penting melalui nomor tidak resmi. Oleh karena itu, seluruh pihak diminta tidak mudah tergiur janji dari telepon atau pesan yang belum terverifikasi.
“Kami mengimbau seluruh ASN, tenaga pendidik, tenaga kependidikan, dan masyarakat agar senantiasa waspada. Jangan langsung memberikan data pribadi atau melakukan transfer sebelum memastikan kebenarannya melalui pejabat atau kanal resmi Dindikpora Kabupaten Brebes,” tegasnya.
Aditya mengingatkan agar siapa pun yang menerima telepon atau pesan mencurigakan segera melaporkannya kepada instansi berwenang. Ia menegaskan bahwa verifikasi menjadi benteng utama agar tidak terjebak jebakan penipuan.
“Kami mengajak seluruh elemen masyarakat untuk saling mengingatkan. Jangan biarkan nama instansi dan pejabat dijadikan alat merugikan. Tetap waspada, lakukan konfirmasi resmi, dan laporkan segera jika menemukan indikasi penipuan,” tuturnya.














