PRINGSEWU – Isu dugaan perselingkuhan yang menyeret nama pejabat BKPSDM Lampung Tengah berinisial AS dan seorang guru SD berinisial MD di Pringsewu masih jadi sorotan. AS akhirnya menyampaikan klarifikasi resmi terkait insiden yang disebut-sebut sebagai penggerebekan warga, Selasa malam (13/5/2025).
Melalui pernyataan tertulis yang diterima Hariandaerah.com, AS membantah keras telah melakukan perbuatan asusila bersama MD. Ia menyebut kehadirannya di rumah MD saat itu juga disaksikan oleh ibu kandung dari MD.
“Pada malam kejadian, saya dan saudari MD tidak ditemukan berada di dalam kamar tidur ataupun sedang melakukan perbuatan asusila. Kami juga tidak berdua, karena di rumah ada ibunda saudari MD,” tulis AS, Sabtu (17/5).
AS juga menepis isu adanya keributan dengan warga atau pengarakan dirinya ke kantor kelurahan. Ia menyatakan situasi saat itu masih bisa dikendalikan dan warga memberi teguran secara baik-baik.
Pernyataan AS diperkuat oleh RH, salah satu warga yang saat kejadian berada langsung di dalam rumah MD. RH membenarkan bahwa AS ada di ruang tengah dan sedang menggunakan ponsel saat ia masuk bersama satu warga lainnya.
“Di dalam rumah saya lihat AS sedang main HP di ruang tengah. Ada juga ibu dari MD. Saya tanya kenapa belum pulang, karena di luar sudah banyak warga,” ujar RH.
RH mengatakan dirinya mengambil inisiatif untuk membawa AS pergi dari rumah demi mencegah potensi keributan atau kesalahpahaman yang lebih besar.
“Yang saya lihat dan alami malam itu, tidak ada perbuatan asusila. Saya bisa yakini itu. AS hanya terlihat panik karena suasana di luar rumah makin ramai,” tegas RH. (Heru)








