MEULABOH – Pameran Koperasi dan Usaha Mikro Kecil Menengah (KUMKM), Dinas Koperasi Usaha Kecil dan Menengah (Diskop UKM) Aceh, dibuka langsung oleh Penjabat (Pj) Gubernur Aceh, Achmad Marzuki yang berlangsung di halaman Gelanggang Olahraga dan Seni (GOS) Meulaboh kabupaten Aceh Barat, Minggu (20/8/2023).
Dari pantauan media hariandaerah.com dilokasi, kegiatan tersebut sangat meriah dan dipadati oleh masyarakat dari berbagai wilayah di Aceh, pameran KUMKM se-Aceh yang digelar mulai 20-22 Agustus 2023, selama 3 hari kedepan.
Kegiatan tahunan tersebut merupakan rangkaian peringatan Hari Koperasi ke-76 dan Hari UMKM ke-7 yang diikuti kabupaten kota se-Aceh.
Dalam sambutannya, Pj Gubernur Aceh Achmad Marzuki meminta, kepada pemerintah provinsi dan kabupaten/kota di Aceh, agar dapat menganggarkan dana untuk kegiatan gerakan koperasi maupun pelaku UMKM untuk mewujudkan UMKM yang sehat, kuat, mandiri dan tangguh.
“Mari kita bekerja sama dalam upaya mewujudkan kemakmuran rakyat yang merata, seperti cita-cita para pejuang kita yang sesuai dengan jati diri Koperasi,” kata Achmad Marzuki.
Lebih lanjut, Achmad Marzuki mengatakan, untuk terus tumbuh dan berkembangnya koperasi modern, pihaknya berharap pemerintah melalui dinas terkait untuk dapat menciptakan kebijakan dan program, dalam rangka mendorong koperasi yang lebih maju.
“Jika koperasi tumbuh dengan baik, usaha mikro kecil dan menengah tumbuh dengan baik, dirinya yakin maka ekonomi Aceh juga akan maju dan angka kemiskinan akan terus menurun. Dan Insya Allah menuju kemakmuran rakyat,” tuturnya.
Dalam kesempatan itu, Achmad Marzuki menyebutkan, persoalan yang dihadapi oleh koperasi, UMKM saat ini antara lain adalah persoalan modal usaha yang kurang. Kemudian sumber daya yang masih perlu motivasi, kepercayaan kepada koperasi semakin luntur.
“Oleh karena itu, pemerintah secara konsisten akan terus berusaha melalui Dinas Koperasi, Usaha Kecil dan Menengah Aceh dan OPD lainnya untuk tetap konsisten untuk melakukan perbaikan dan peningkatan kepada gerakan koperasi, sehingga terus tumbuh dan berkembang dengan baik,” ujarnya.
Tak hanya itu, Achmad Marzuki juga menyampaikan, untuk dapat mencegah terjadinya kesenjangan yang makin melebar, Pemerintah Aceh harus berupaya untuk mencegah agar tidak terjadi kesenjangan itu.
“Cara yaitu dengan lebih peduli, lebih berpihak dan lebih menggerakkan ekonomi yang berbasiskan pada rakyat kita, yaitu koperasi, usaha kecil, dan usaha menengah, ” pungkasnya.
Dalam kegiatan pembukaan pameran tersebut juga pemberian penghargaan kepada koperasi dan UMKM yang berprestasi binaan provinsi dan kabupaten kota se-Aceh.














