Iklan Diskopukm Aceh
Iklan Diskopukm Aceh
Daerah  

DD Tahap I 2024, Desa Cidamar Prioritaskan Pembangunan Sumur Bor Air Bersih

Cianjur
Tim Monev Didampingi Camat Cidaun Selamet Riyadi. S.STP.MAP dan Pj. Kepala Desa Deden Mulyana. SE serta Perangka Desa Cidamar Sedang Monev Pembangunan Inprastruktur Sumur Bor Air Bersih. (Foto: hariandaerah.com/AE_Nasution).

CIANJUR – Penjabat (Pj) Kepala Desa Cidamar, Kecamatan Cidaun, Kabupaten Cianjur, Provinsi Jawa Barat, Deden Mulyana, SE, mengungkapkan bahwa alokasi Dana Desa (DD) tahap I tahun 2024 diprioritaskan untuk pembangunan sumur bor di Kampung Cijoho RT 002 RW 008, Desa Cidamar.

“Kami prioritaskan pembangunan ini mengingat Kampung Cijoho berada di atas perbukitan, sehingga ketika musim kemarau, masyarakat sekitar sangat kesulitan mendapatkan air bersih untuk kebutuhan rumah tangga. Sumur bor air bersih ini juga akan memenuhi kebutuhan air untuk Kampung Cijoho dan Kampung Cipendei yang berjarak satu kilometer,” jelas Deden di Kampung Cijoho, Desa Cidamar, Sabtu (8/6/2024).

Lebih lanjut, Deden menambahkan bahwa setiap musim kemarau, warga setempat harus mengambil air bersih ke sungai yang berjarak lebih dari satu kilometer. Alternatif lainnya adalah membeli air seharga Rp 10.000 per tong, sehingga dalam satu bulan warga bisa mengeluarkan biaya hingga Rp 300.000 atau lebih untuk kebutuhan air bersih.

BACA JUGA:  Pakai Pelat Nomor Palsu, Penabrak Mahasiswi Selvi Di Cianjur

“Alhamdulillah, setelah pembangunan sumur bor air bersih ini, warga sangat terbantu. Mereka hanya perlu membayar biaya operasional listrik, yang jauh lebih ringan daripada membeli air,” tambahnya.

Pembangunan sumur bor air bersih ini disambut dengan syukur dan antusias oleh warga setempat. Seorang ibu rumah tangga, Eti Kurniawati (40-an), menyampaikan rasa terima kasihnya kepada pemerintah desa Cidamar.

BACA JUGA:  Pedagang Cilok di Cianjur Dihukum 15 Tahun Penjara dan Denda 5 Miliar

“Kami ucapkan syukur kepada Allah dan terima kasih atas bantuan dari pemerintah desa Cidamar yang telah membangun sumur bor air bersih ini, sehingga meringankan beban kami yang sebelumnya harus membeli air bersih seharga Rp 10.000 per tong,” ujarnya.

Camat Cidaun, Selamet Riyadi, S.STP, MAP, mengatakan bahwa monev ini dimaksudkan untuk memastikan bahwa pelaksanaan APBDes 2024 tahap I Desa Cidamar berjalan sesuai dengan dokumen perencanaan dan peraturan perundang-undangan yang berlaku.

“Kami berharap Desa Cidamar segera mengajukan realisasi anggaran berikutnya setelah menyelesaikan administrasi serta pendukungnya,” harap Camat.

Respon (1)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *